<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609</id><updated>2012-02-01T22:16:47.838+09:00</updated><category term='OTONOMI'/><category term='PAPUA'/><category term='KORUPSI'/><category term='DIALOG'/><category term='KEUTUHAN'/><category term='Deiyai'/><category term='PLANOLOGI'/><category term='TINDAS'/><category term='Sumber Daya Manusia ( SDM )'/><category term='Audiensi'/><category term='Pendidikan'/><category term='Motivasi'/><category term='TRANSMIGRASI'/><category term='EKOLOGI'/><category term='JAYAWIJAYA'/><category term='PEMEKARAN'/><category term='KATA MUTIARA'/><category term='TULISAN_QU'/><category term='BAIT - BAIT PUISI'/><title type='text'>Deiyai Madaibo</title><subtitle type='html'>"DOU,GAI,TIYAKE EKOWAI "</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>43</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-6136037612714982398</id><published>2012-01-21T21:51:00.001+09:00</published><updated>2012-01-21T22:07:34.289+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMEKARAN'/><title type='text'>Pemekaran Biang Masalah di Papua</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Realita di daerah belakangan ini telah terjadi pemekaran dimana-mana. Pemekaran terjadi atas dasar kekecewaan segelintir orang akibat tidak lulus dalam seleksi pimpinan daerah (Bupati dan Gubernur) dan juga karena tidak di lantiknya suatu jabatan di daerah tertentu, sehingga kekecewaan oknum tersebut di lampiaskan melalui mengemis pemekaran di jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemekaran tersebut sedang unggul di beberapa tempat namun paling marak di propinsi papua dan papua barat, hingga sampai ke dusun-dusun pelosok bumi cenderawasihpun sedang berlomba-lomba ke jakarta untuk minta pemekaran baik itu pemekaran propinsi maupun kabupaten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hadirnya pemekaran tersebut banyak hal yang terjadi kesenjangan dalam implementasinya. Baik itu penerapan aturan serta implementasi tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Surat keputusan yang di buat dari pemerintah pusat lebih cenderung ke kepentingan rakyat lokal namun, pelaksanaannya tidak sesuai dengan aturan-aturan yang di maksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh kasus, dengan hadirnya pemekaran di daerah Papua terjadi petak-petak berdasarkan wilayah pemerintahan. Padahal, papua sebelum ada pemekaran, hubungan kekerabatan antara Orang Papua sangat erat dan saling mengenal satu sama lainnya. Selain itu, pemekaran juga membawa dampak yang sangat buruk sehingga terjadi pertumpahan darah di masa pesta demokrasi. Orang menganggap bahwa pertumpahan darah terjadi karena akibat dari pemilukada. Namun, Kami tidak bisa menyatakan pernyataan itu secara tegas karena, pemilukada lahir karena adanya pemekaran atau pemilukada biangnya pemekaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu contoh kasus lain juga, setiap kabupaten di tanah papua yang sudah definitif maupun masih status karateker tempat-tempat penting sedang di duduki oleh orang-orang non-pribumi. Sedangkan, orang asli papua kerjanya sebagai bawahan atau staf. Padahal, secara kenyataan orang papua juga sudah mampu memimpin dan mengatur pada badan atau instansi tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penganguran Orang Asli Papua sedang meningkat, banyak ijasah sarjana sedang busuk di sudut rumah. Karena, setiap penerimaan tes Pegawai Negeri Sipil (PNS) Maupun Swasta prioritas utama bukan orang asli papua Melainkan prioritas dalam penerimaan (PNS maupun pegawai SWASTA red) adalah prioritas utama orang non-pribumi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memperhatikan hal ini kita simpulkan bahwa, pemekaran tersebut salah satu pendekatan marginal dengan secara sengaja yang di lakukan oleh pemerintah pusat terhadap orang asli papua secara tersistem dan terstruktur. Agar, orang papua suatu ketika tertransisi di atas negerinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-6136037612714982398?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/6136037612714982398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/pemekaran-biang-masalah-di-papua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/6136037612714982398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/6136037612714982398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/pemekaran-biang-masalah-di-papua.html' title='Pemekaran Biang Masalah di Papua'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-1314927590367685944</id><published>2012-01-21T09:59:00.004+09:00</published><updated>2012-01-21T10:20:10.727+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Deiyai'/><title type='text'>Deiyai Dalam Proses Pembangunan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Badan Perencanaan Pembangunan  Daerah (Bappeda) Kabupaten Deiyai, baru-baru telah isukan  di kalangan masyarakat serta isu tersebut telah di bahas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbangda) bahwa akan dibuka jalan utama dua jalur. Jalur Jalan yang lama tidak akan di bongkar, hanya penambahan jalur jalan baru. Route jalan tersebut menghubungkan dari  perbatasan distrik tigi timur hingga kota waghete dan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya perencanaan yang sedang di isukan oleh dinas yang terkait, perlu study kelayakan sepanjang jalan tersebut, apakah layak di bangun jalan dua jalur atau tidak. Selain itu, Pemerintah perlu mempertimbangkan dampak-dampak yang akan terjadi pada puluhan tahun mendatang. Agar, proses perencanaan tercipta suasana pembangunan yang serasi, selaras dan berkesenambungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pandang dari sisi letak geografis kabupaten deiyai serta pola pengembangan  perumahan masyarakat sekitar desa waghete 1 dan 2, yang pemerintah mesti membuka jalan dua jalur harus dari  bagian timipotu hingga perbatasan distrik tigi timur.  Karena, masyarakat waghete akan kewalahan lahan baik itu, lahan untuk berkebun ( sekalipun daerah waghete sudah tidak ada kebun) serta tempat untuk mendirikan rumah. Jangankan tahun-tahun mendatang sekarang saja sudah sangat sulit untuk mendapatkan lahan. Hal-hal kecil seperti ini yang pemerintah harus memperhatikannya secara jelih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan jalan dari timipoutu hingga masuk waghete 2 dan waghete 1, perlu pelebaran jalan (tidak dua jalur) saja. Karena, marga-marga asli (Mote) di daerah waghete sudah tidak ada lahan. Untuk Sementara memang punya lahan namun, puluhan tahun mendatang anak cucu mereka (Mote red) sangat susah untuk mendapatkan lahan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para kaum intelektual jangan tinggal diam untuk mensosialisasikan pentingnya tanah untuk keturunan anak cucu ke depan di deiyai. Agar, masyarakat setempat tidak menjual-belikan tanah secara sembarangan serta tidak terasut dengan tawaran-tawaran dari kaum barjois dan orang-orang yang tidak bertanggungjawab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menciptakan suatu kota yang ideal paling tidak suatu dinas/instansi yang di beri wewenang dalam menangani pembangunan, perlu menerapkan pendekatan bottom-up agar pembangunan terwujud sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat setempat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perencanaan pembangunan, pendekatan yang sering diunggulkan di berbagai daerah adalah pendekatan top-down. Mengapa demikian, karena pendekatan pembangunan top-down telah lama terbiasa untuk menerapkannya namun,  program yang di tawarkan tidak sesuai dengan keinginan masyarakat. Selama ini pemerintah merencanakan sesuai idenya sendiri      (Pemerintah red) tanpa keterlibatan masyarakat setempat dalam penyusunan program.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan pendekatan buttom-up akan terjawab  harapan dan keinginan masyarakat karena, aktor utama dalam pembiayaan hingga pelaksanaan pembangunan adalah masyarakat itu sendiri. Namun dalam pendekatan (buttom-up) akan menguras biaya dalam arti pemerintah akan mengeluarkan dana dalam jumlah yang cukup besar. Tapi, mau tidak mau suka tidak suka itulah yang pemerintah  harus menerapkannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-1314927590367685944?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/1314927590367685944/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/deiyai-dalam-proses-pembangunan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/1314927590367685944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/1314927590367685944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/deiyai-dalam-proses-pembangunan.html' title='Deiyai Dalam Proses Pembangunan'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-4957860422363498995</id><published>2012-01-18T04:33:00.004+09:00</published><updated>2012-01-18T10:06:47.208+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BAIT - BAIT PUISI'/><title type='text'>Ibu</title><content type='html'>Lima puluh tahun telah berlalu&lt;div&gt;Tak terasa waktu berputar&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jika kamu manusia&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ku ingin menyapamu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Agar generasiku nikmati alam raya&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ibu....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Umurmu semakin tua&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Seluruh tubuh sedang di kuras&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apa yang kamu tinggalkan bagi anakmu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ibu....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Umurmu yang begitu tua&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Engkau sedang di aniaya, perkosa, bahkan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Anak cucumu sedang bertahuran darah&lt;/div&gt;&lt;div&gt;di negerinya sendiri....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;haruskah kami hidup begini...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;haruskah kami menderita di negeriku sendiri&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Oh....tidak..tidak&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kami ingin bebas&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kami punya masa depan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ibu....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Batin ini tak mampu  bertahan lagi...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Melihat semua ini.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Satukan kami,....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Untuk M e l a w a n-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-4957860422363498995?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/4957860422363498995/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/mama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/4957860422363498995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/4957860422363498995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/mama.html' title='Ibu'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-7569537351975264217</id><published>2012-01-18T00:20:00.001+09:00</published><updated>2012-01-18T00:27:49.737+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Deiyai'/><title type='text'>PEMILUKADA DEIYAI DAN DAMPAKNYA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-uXnX8XGj5LI/TxWTABGS0kI/AAAAAAAAAcg/kAgEdtsgafA/s1600/IMG_5514.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 194px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-uXnX8XGj5LI/TxWTABGS0kI/AAAAAAAAAcg/kAgEdtsgafA/s200/IMG_5514.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5698622532011348546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pemerintah pusat telah bekerja sama dengan elit-elit politk lokal di tanah Papua untuk merealisasikan berbagai pemekaran di bumi cenderawasih. Termasuk, Kabupaten Paniai telah mekarkan beberapa wilayah di kawasan pemerintahannya. Melalui pemekaran tersebut kabupaten paniai mekarkan dua wilayah diantaranya, Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Deiyai dengan status Karateker.  Pemekaran  kedua kabupaten telah berjalan sekitar kurang-lebih dua tahun. Kabupaten deiyai yang merupakan bagian dari suatu pemerintahan tengah memasuki massa pendaftaran kandidat. Sebenarnya, pendaftaran telah berjalan beberapa bulan yang lalu, namun karena beberapa calon kandidat merasa kecewa terhadap hasil verifikasi yang di umumkan oleh anggota KPU deiyai dengan surat Keputusan KPU deiyai nomor 08 tahun 2011 tanggal 3 November 2011 tentang penetapan calon bupati dan calon wakil bupati yang dinyatakan lulus dan tidak lulus. Kini, calon kandidat tengah PTUN-kan hasil verifikasi tersebut di Jayapura, Propinsi Papua.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kandidat telah lulus dari PTUN Dalam salinan putusan nomor 52/G.TUN/2011/PTUN.JPR, pada point pertama disebutkan, mengabulkan gugatan para penggugat untuk seluruhnya. Kedua, menyatakan batal Surat Keputusan KPU Kabupaten Deiyai nomor 08 tahun 2011 tanggal 3 November 2011 tentang penetapan calon bupati dan calon wakil bupati yang dinyatakan lulus dan tidak lulus. Ketiga, memerintahkan tergugat untuk mencabut SK KPU nomor 08 tahun 2011 tersebut. Keempat, memerintahkan tergugat untuk menerbitkan Surat Keputusan yang baru, tentang penetapan pasangan calon tetap bupati dan wakil bupati Kabupaten Deiyai pada Pilkada Deiyai tahun 2011. Dengan mencantumkan para penggugat sebagai pasangan calon yang memenuhi persyaratan sebagai peserta Pilkada Deiyai ( Baca Papuaposnabire) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam masa persiapan pemilukada, yang paling penting adalah bagaimana kita mahami pentingnya kepala daerah di kabupaten deiyai sebagai definitif, agar roda pemerintahan  dan proses pembangunan  yang serasi, selaras dan berkesenambungan berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku di wilayah tersebut. Membangun bukan semudah membalikkan telapak tangan, tapi butuh tenaga, waktu dan proses untuk memciptakan daerah yang aman, nyaman dan dengan pola yang berbudaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilukada sangat perlu untuk di laksanakan supaya, kelanjutan Kabupaten Deiyai sebagai kabupaten yang terkesan terdepan, Pemilukada sangat menentukan pencapaian suatu kabupaten definif, hasil Pilkada juga ikut menentukan aman tidaknya status pimpinan dan anggota KPU Deiyai, Pilkada Deiyai ikut mengamankan eksis tidaknya kabupaten tersebut. Jumlah calon kandidat semakin marak dan meningkat maka, akan mempengaruhi proses pemilukada oleh karena itu, perlu memahami akhlak yang sebenarnya agar dampaknya tidak beresiko pada aktivitas masyarakat sipil di kabupaten deiyai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pemilukada deiyai, para kandidat perlu diperhatikan dan menggarisbawahi adalah jangan menjerumuskan dan manfaatkan masyarakat sipil dalam sistem politik apapun. Karena, masyarakat deiyai belum mengenal istilah politik secara menyeluruh apalagi, masyarakat deiyai hanya memahami bagaimana cara berkebun, beternak, mencari ikan di danau, serta aktivitas yang mendukung untuk kelansungan hidup sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pengamatan melalui media massa maupun media elektronik yang kini sedang berkembang di beberapa wilayah Indonesia, kompetisi politik (pemilu, pilkada) di daerah lebih sering menjadi racun bagi kehidupan masyarakat. Menimbulkan segregasi, konflik sosial; dan bahkan memicu permusuhan antar marga, desa, dan regional. Hal ini merupakan bukti populer mengenai perilaku politisi yang tega membenturkan kakak dengan adik, keluarga dengan keluarga, penduduk dengan penduduk, demi meraih kekuasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, bagi siapapun dia (Kandidat red) yang akan menduduki kepala daerah di kabupaten deiyai, ia (kandidat red) telah di terima oleh dan melalui hukum alam, hukum adat, hukum agama dan hukum pemerintahan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-7569537351975264217?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/7569537351975264217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/pemilukada-deiyai-dan-dampaknya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/7569537351975264217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/7569537351975264217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/pemilukada-deiyai-dan-dampaknya.html' title='PEMILUKADA DEIYAI DAN DAMPAKNYA'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-uXnX8XGj5LI/TxWTABGS0kI/AAAAAAAAAcg/kAgEdtsgafA/s72-c/IMG_5514.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-7142129160710936562</id><published>2012-01-16T00:43:00.004+09:00</published><updated>2012-01-16T00:50:10.489+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TULISAN_QU'/><title type='text'>Hari Pertama Ujian</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-oY8kXwv_kgA/TxL0-9SFq2I/AAAAAAAAAcU/WNeN5cP2kDY/s1600/tata_kota.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 180px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-oY8kXwv_kgA/TxL0-9SFq2I/AAAAAAAAAcU/WNeN5cP2kDY/s200/tata_kota.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5697885841016597346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mengakhiri proses perkuliahan di sebuah kampus selalu berakhir dengan Ujian Akhir Semester (UAS). Ujian tersebut masing-masing kampus berjalan sesuai dengan aturan yang sudah di tentukan di institut / universitas yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kampus Universitas PGRI Adhi buana Surabaya atau sering di juluki sebagai Kampus Semangat Pagi, tempat dimana saya sedang menuntut Ilmu. Saya ambil di Fakultas Teknik sipil dan Perencanaan Program Study Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampus tersebut telah di tetapkan  bahwa 9 januari-21 januari 2011 merupakan jadwal  Ujian Akhir Semester (UAS). Beberapa fakultas di kampus “semangat pagi” telah mulai ujian sejak tanggal yang sudah di tetapkan. Namun, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) akan memulai Ujian 16 Januari-21 Januari 2011. Seperti biasanya, FTSP selalu mulai ujian  pertengahan jadwal yang sudah di tetapkan dari pihak Institut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini (16/01) merupakan, hari pertama bagiku untuk menuju ke arena ujian. Dalam ujian tersebut akan di uji adalah perkuliahan yang telah kami lalui saat enam bulan yang silam. Ujian merupakan hal biasa (menguji kompentensi mahasiswa) yang sudah dapat ilmunya sejak perkuliahan di kampusku, yang mana setiap enam bulan atau akhir semester menjadi agenda rutinitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukannya di kampusku saja. Melainkan, kampus-kampus yang lain juga sedang melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS), namun waktu pelaksanaan ujian yang berbeda karena, keputusannya dalam kampus berasal dari institutnya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam semester kali saya mengambil 22 SKS.  Sehingga, harus optimis belajar  untuk mendapatkan nilai yang bagus. Sebenarnya, kepribadianku nilai bagus dan tidak, bukan hal yang di persoalkan. Namun, yang perlu bagi saya adalah apakah saya sudah pahami Mata Kuliah itu atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena, dengan perkembangan Ilmu pengetahuan dan Teknologi, ijasah palsupun sedang beredar di pelosok Indonesia ( saya belum tauh di negara-negara lain). sehingga saya lebih cenderung bagaimana mendapatkan ilmu yang sebanyak-banyaknya, baik itu di bidang formal maupun nonformal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kajian atau konsentrasi bagi saya setiap orang harus punya kreatif. Agar, ketika di lapangan implementasi sesuai dengan disiplin ilmu yang sudah di tekuni dalam kampus maupun di luar kampus. Ilmu (bukan Nilai) merupakan modal dan atau pegangan untuk masa depan supaya suatu kelak mudah bersaing dengan dunia luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) di kampus semangat pagi pada fakultas teknik sipil dan perencanaan akan berakhir pada 21 Januari 2011. Dengan demikian, jadwal selanjutnya kami (mahasiswa red) akan mengikuti pengumuman yang akan di keluarkan dari Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-7142129160710936562?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/7142129160710936562/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/hari-pertama-ujian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/7142129160710936562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/7142129160710936562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/hari-pertama-ujian.html' title='Hari Pertama Ujian'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-oY8kXwv_kgA/TxL0-9SFq2I/AAAAAAAAAcU/WNeN5cP2kDY/s72-c/tata_kota.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-8024019631543793301</id><published>2012-01-14T02:03:00.001+09:00</published><updated>2012-01-14T02:07:46.271+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Belajar dengan Optimal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-PUg_O_6n7BA/TxBksRooQhI/AAAAAAAAAcI/I7Wglx4zNTE/s1600/iptek-15b.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 193px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-PUg_O_6n7BA/TxBksRooQhI/AAAAAAAAAcI/I7Wglx4zNTE/s200/iptek-15b.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5697164240434512402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kebiasaan hidup manusia di muka bumi tak terlepas dari sebuah perencanaan. Perencaan itu sendiri master plan dari sebuah rencana. Dengan rencana manusia menjalankan sesuai dengan komitmennya, sehingga menggapai hasil yang optimal tapi kadang-kadang memuaskan bahkan gagal. Walaupun demkian, pepatah mengatakan kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda sehingga harus manaikkan volume semangat untuk merebutnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan manusia di lingkungan sekitarnya,  sering tak kunjung selesai segala agenda yang sudah di rencanakan. Mestinya yang sudah di agendakan harus berjalan sesuai dengan komitmen yang  telah di tetapkan. Beberapa kegiatan yang menjadi agenda terpenting tidak berjalan dengan baik.  Hal ini di sebabkan karena setiap Hari ada agenda yang tak terduga datang silih berganti.  Di sisi lain juga secara sengaja maupun tak sengaja, hal yang kita rencana kadang manusia tidak melakukan. Ciri-ciri manusia seperti ini tandanya bahwa orang yang tidak optimis terhadap agenda/program yang sudah di tetapkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendatipun demikian, sebagian orang  selalu optimis dengan agenda yang sudah di tetapkan. Mereka merasa rugi apabila waktu berlalu begitu saja, apalagi rencana mereka tidak di jalani sesuai dengan perencanaan yang sudah di tetapkan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka selalu mengatur secara efektif dan efisien.  teman-teman kita sharing bahwa menurut saya efektif adalah suatu pencapaian tujuan secara tepat atau memilih tujuan-tujuan yang tepat dari serangkaian alternatif atau pilihan cara dan menentukan pilihan dari beberapa pilihan lainnya, dan efisien adalah penggunaan sumber daya secara minimum guna pencapaian hasil yang optimum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, dalam melakukan suatu hal perlu utamakan sesuatu yang paling penting dalam proses perencanaan agar, agenda berjalan sesuai dengan rencana yang telah tetapkan agar tepat sasaran dan tepat guna. Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-8024019631543793301?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/8024019631543793301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/belajar-dengan-optimal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/8024019631543793301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/8024019631543793301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/belajar-dengan-optimal.html' title='Belajar dengan Optimal'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-PUg_O_6n7BA/TxBksRooQhI/AAAAAAAAAcI/I7Wglx4zNTE/s72-c/iptek-15b.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-7690050736451711538</id><published>2012-01-12T04:38:00.001+09:00</published><updated>2012-01-12T04:41:45.620+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TULISAN_QU'/><title type='text'>AKHIRNYA TIBA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-4VNeupAIEc4/Tw3lmQsky9I/AAAAAAAAAb8/cxN_FvRBVgw/s1600/5603470259_19dc134f25.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 137px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-4VNeupAIEc4/Tw3lmQsky9I/AAAAAAAAAb8/cxN_FvRBVgw/s200/5603470259_19dc134f25.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5696461549173263314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Perjalan menuju ke pelabuhan Tanjung Perak (11/01/2011) sangat menyenangkan. Dalam perjalanan tersebut kami gunakan sepeda motor miliknya teman-teman. Sekitar  enam motor saling ikutan  dan berjejer.  Penyetir dari masing-masing motor yang memakai helm, selain itu tanpa gunakan helm (Untung tidak ada sweping di jalan).  Sampai di pelabuhan tidak ada tanda-tanda kapal yang sandar di dermaga. Buruh-buruh bagasi dan penjual pedagang asongan tidak berkeliaran di pelabuhan hanya, duduk manis di depan pintu masuk ruang tunggu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Informasi sebelumnya yang kami terima, KM LABOBAR akan sandar di pelabuhan surabaya tepat pukul 15.30 WIB. Namun, setelah sampai di pelabuhan tanjung perak, ternyata kami segerombolan salah mendapatkan informasi. Informasi yang sebenarnya Kapal berlabuh di dermaga tanjung perak tepat pukul 19.00 WIB. Padahal kebanyakan dari mahasiswa Papua sering pulang-pergi naik KM LABOBAR  tersebut  karena, kapal tersebut  cepat dan tepati waktu untuk tolak dan berlabuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, hal tersebut tidak di persoalkan dan kami rasa bangga, karena seusai sampai di tanjung perak. Kota surabaya yang tadinya panas berawan, kini hujan mulai membasahi kota pahlawan. Dengan sabar kami menunggu berlabuhnya KM LABOBAR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat 19.00 wib, KM LABOBAR berlabuh di dermaga tanjung perak. Tadinya penjual pedagang asongan dan buruh-buruh bagasi terlihat sepi, dengan berlabu Kapal tersebut bangkit pula semangat mereka dan terlihat sibuk mondar-mandir mencari nasib hidup. penumpang mulai turun secara perlahan dan teratur dari kapal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang ras melanesia semakin banyak di pintu keluar pelabuhan, yang datang dari tanah Papua, transit bahkan yang menjemput saudaranya. Kawan-kawan yang pulang saat natalan bahkan mereka (Orang Papua red) yang pulang akibat sms teror dan intimidasi yang beredar dari orang-orang yang tidak bertanggunjawab sebelum menyambut Hari Besar Bangsa Papua Barat 1 Desember 2011 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, orang yang sedang kami tunggu menuju ke arah dimana kami berada, sambil membawa sebuah karton kecil. Ternyata karton tersebut jeruk nabire, jeruk ini istimewa: ukurannya medium, kulitnya sangat tipis, dagingnya oranye muda, rasanya manis-asam-segar. lebih banyak manis dan segarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama sekali belum pernah makan Jeruk nabire sehingga, tujuan kami ke pelabuhan hanya pergi tunggu jeruk nabire. Anda akan merasa manisnya jeruk, jeruk tersebut Nanti Bikin Repot (NABIRE) bagi yang merasakannya. Setelah terima pesanan tersebut kamipun bergegas untuk meninggalkan pelabuhan tersebut.Salam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-7690050736451711538?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/7690050736451711538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/akhirnya-tiba.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/7690050736451711538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/7690050736451711538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/akhirnya-tiba.html' title='AKHIRNYA TIBA'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-4VNeupAIEc4/Tw3lmQsky9I/AAAAAAAAAb8/cxN_FvRBVgw/s72-c/5603470259_19dc134f25.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-2958677643092006081</id><published>2012-01-11T00:33:00.003+09:00</published><updated>2012-01-11T10:55:25.008+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TULISAN_QU'/><title type='text'>Blogku Onggokvoice</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-jAqx4VeoiGk/TwxcEgGLSYI/AAAAAAAAAbw/ef_3Mlnc3zc/s1600/Foto014...jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 143px; height: 229px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-jAqx4VeoiGk/TwxcEgGLSYI/AAAAAAAAAbw/ef_3Mlnc3zc/s200/Foto014...jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5696028861121907074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Awalnya (Kira-kira tahun 2007) saya mengirim sebuah artikel ke http://www.pendidikanpapua.blogspot.com, kini Lembaga pendidikan Papua. Namun, di blog yang di maksud di atas tidak memuat artikel yang sudah di kirim. Saya sangat kecewa sekali karena, tulisan itu merupakan hasil buah fikiran yang paling pertama. Dengan hal ini, saya tidak merasa mundur namun, tekad dan semangat untuk menulis semakin mengebuh. Ketika itu saya juga sadar kalau tulisanku tidak layak di muat karena penggunaan bahasa penulisan tidak teratur.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dengan semangat yang tinggi sayapun mulai pelajari cara mendaftar dan penggunaan blogspot. Karena, Melalui blog ini saya bisa kembangkan tulis-menulis tanpa di koreksi oleh orang lain kecuali saya sendiri. Apabila kita mengirim tulisan ke media maka bahasa redaksi akan di ubah sesuai dengan paradigma orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali tulisan yang kita kirim ke media jarang di muat bahkan tidak pernah di muat oleh redaksinya, alangkah indahnya memiliki website dan atau blog yang gratis agar lebih mudah posting berita maupun opini sesuai dengan kemauan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya mendaftar di account blog, hal pertama di benak-ku adalah bagaimana mengambil judul blog, apa yang saya akan muat di rublik blog? perlu saya muat tulisan orang lain di blog? berbagai macam pertanyaan menjadi beban saat itu. Kenapa pertanyaan menjadi beban buat saya? Karena  Ketika itu saya masih belum bisa merangkai kata-kata menjadi sebuah kalimat jangankan sebuah tulisan atau artikel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan berjalannya waktu, saya mencoba dan ambil komitmen dalam rublik blog yang boleh muat adalah tulisanku. Sekalipun saat itu belum bisa menulis ( sekarang juga menulis masih pada tahapan belajar menuju penulis Handal). Setelah pengambilan komitmen pada penguraian sebelumnya, judul blog menjadi perhatian yang serius&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entahlah, saat itu yang ada d benakku untuk pemberian nama blog adalah Onggokvoice. Kenapa onggokvoce? Karena onggok merupakan nama samaran  terpopuler di hadapan teman-teman saat bangku SMP dan SMA.  Setelah saya baca Kamus Umum Bahasa Indonesia (KUBI) onggok adalah long.gok, timbunan (himpunan) barang, spt buah, padi, sampah; tumpuk (hahahahahaha.....lucunya). salam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-2958677643092006081?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/2958677643092006081/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/blogku-onggokvoice.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/2958677643092006081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/2958677643092006081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/blogku-onggokvoice.html' title='Blogku Onggokvoice'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-jAqx4VeoiGk/TwxcEgGLSYI/AAAAAAAAAbw/ef_3Mlnc3zc/s72-c/Foto014...jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-3072270097319414715</id><published>2012-01-09T04:47:00.001+09:00</published><updated>2012-01-09T04:50:00.341+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>UJUNG ROTAN ADA DIDIKAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-TyMelH8eVO4/TwnzTYvxpoI/AAAAAAAAAbk/2BjN4wiXuMA/s1600/1_182673943l.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 108px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-TyMelH8eVO4/TwnzTYvxpoI/AAAAAAAAAbk/2BjN4wiXuMA/s200/1_182673943l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5695350718172604034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pertama masuk sekolah dasar merupakan saat-saat yang sangat susah untuk di bina oleh orang tua, apalagi anaknya yang tidak pernah turuti perintah orang tua alias pemalas. Sering orang tua menjadi stres bahkan tidak pernah mengurus anaknya yang bandel (kepala Batu). Hal-hal seperti itulah yang saya alami saat itu. Kami beradik-kakak berjumlah 8 orang.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dalam keluarga tersebut yang di kategorikan sebagai anak yang nakal adalah saya. Sebab, saat itu Orang tua (ayah) sangat susah membina saya karena kelakuan dan tingka laku melewati standar pola fikir manusia. Setiap keluar-masuk rumah selalu di kawal oleh ayah apalagi tidak masuk sekolah. Dengan tingkah laku yang bandel sempat putus sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekolah juga ayah sering datang untuk  cek-cek saya bahkan sampai di ruangan belajar.  Rotan dan kayu buah menjadi teman hidup. Pukk.....pakk.... bunyi rotan terdengar di badanku setiap pagi apabila tidak ke sekolah, dan suara rotan singgah kembali di seluruh tubuh ketika tidak menuruti perintah orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau tidak mau, suka tidak suka hal itu (rotan) menjadi makanan rutinitas yang harus terima, derain air mata selalu membasahi di pipiku (untung tidak membengkak). Ayah melakukan berbagai cara untuk mendidik saya. Kadang, ayah mengantar saya sampai depan pintu pagar sekolah, kadang juga, di bayar dengan uang lalu harus masuk sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerja keras dan upaya dari orang tua selalu menjadi perhatian khusus yang sangat berharga dalam hidupku. Berbagai macam didikan  dan motivasi  yang mendalam dari orang tua, pada akhirnya bisa menyadarkan saya dari berbagai kenakalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat bersyukur karena mempunyai seorang ayah yang telah merubah pola fikir dan tingkah laku menjadi manusia yang sadar akan keluarga, lingkungan dan sesama. Di samping itu berbagai macam saran dan masukan dari  seorang ibu di barengi dengan Doa yang tulus telah mendorong saya hingga sekarang sedang dalam penyelesaian Tugas Akhir (TA).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pepatah mengatakan” pengalaman adalah guru yang terbaik”. Di ujung rotan ada didikan, ajakan, nasehat dan berbagai motivasi yang menjadi inspirasi hidup menuju hari esok yang lebih cerah. Salam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-3072270097319414715?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/3072270097319414715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/ujung-rotan-ada-didikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/3072270097319414715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/3072270097319414715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/ujung-rotan-ada-didikan.html' title='UJUNG ROTAN ADA DIDIKAN'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-TyMelH8eVO4/TwnzTYvxpoI/AAAAAAAAAbk/2BjN4wiXuMA/s72-c/1_182673943l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-2087584837331545415</id><published>2012-01-06T01:14:00.002+09:00</published><updated>2012-01-06T01:19:20.382+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Belajar, Belajar dan Belajar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-KrfHFcjx3uo/TwXNZJBc9yI/AAAAAAAAAbQ/Odm7G0YuXrk/s1600/image002.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-KrfHFcjx3uo/TwXNZJBc9yI/AAAAAAAAAbQ/Odm7G0YuXrk/s200/image002.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5694183135682295586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Malam ini tepat Jam 19.00 Wib (05/01) menjadi waktu yang panjang dalam aktivitas ini hari, beberapa kali kertas ukuran A4 menjadi bekas goresan printer Canon Pixma, bahkan kertas yang sudah habis pakaipun di fungsikannya lagi. Hal-hal seperti ini mungkin, bagi kaum pemula pernah merasakannya seperti saya yang malam ini menjadi pengalaman yang berarti.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Waktu terus berlalu dalam mendesign sebuah peta di malam ini, terus terang saya orang yang belum mengerti aplikasi autochad, apalagi archview, argis dan lain-lain. Program  yang saya sedang gunakan tersebut sudah lama mengenalnya baik itu melalui internet bahkan di kampus. Namun, jarang sekali saya mencoba program  autochad  tersebut (ciri-ciri orang pemalas hahahahaha).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kali saya mencoba dan mencoba akhirnya sedikit demi sedikit bisa ter-digitasi dengan baik peta tersebut. Tapi sayangnya, itu hanya pada tingkatan digitasi saja, belum lagi cara mementukan koordinat, skala, legenda dan lain-lain.  wauuuu, masalah semakin rumit lagi yang saya harus tempu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya kalau ada tutorial autochad, buku-buku panduan dan panduan lain yang menunjang dalam proses belajar ini, sudah tersedia ya, apa boleh buat saya harus ikuti panduan tersebut, tapi, rak buku  saya tidak ada panduan satupun yang tersedia. Hal ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi saya untuk mengumpulkan tutorial sebanyak mungkin agar hari-hari kedepan tidak rumit lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendatipun saya belum optimal menyelesaikan dalam mendigitasi peta tersebut tapi, saya harus PD, Percaya Diri sangat penting dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Dalam proses digitasi tersebut berjalan dengan tertib dan lancar sekalipun ada capeh dan lelah, namun, ada pepatah mengatakan orang belajar tidak mengenal batas umur, apalagi seperti saya yang masih pemula dan ada niat serta semangat yang tinggi untuk belajar. Salam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-2087584837331545415?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/2087584837331545415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/belajar-belajar-dan-belajar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/2087584837331545415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/2087584837331545415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/belajar-belajar-dan-belajar.html' title='Belajar, Belajar dan Belajar'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-KrfHFcjx3uo/TwXNZJBc9yI/AAAAAAAAAbQ/Odm7G0YuXrk/s72-c/image002.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-1046280497207382874</id><published>2012-01-05T20:11:00.005+09:00</published><updated>2012-01-05T20:17:32.507+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA'/><title type='text'>1 DESEMBER HUT BANGSA PAPUA BARAT</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-4pkeuPeQWlE/TwWGLDJ4tbI/AAAAAAAAAbE/83ARirHpLiU/s1600/374726_323418271003393_100000056689113_1323494_382048475_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-4pkeuPeQWlE/TwWGLDJ4tbI/AAAAAAAAAbE/83ARirHpLiU/s200/374726_323418271003393_100000056689113_1323494_382048475_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5694104828263314866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=" line-height: 115%;"&gt;Beberapa  media masa maupun media elektronik di Indonesia selalu mempublikasi  bahwa 1 desember merupakan Hari Ulang Tahun Organisasi Papua Merdeka  (OPM). Apalagi, saat bertepatan dengan 1 desember hebohnya luar biasa.  Namun, sayangnya media belum mengetahui kalau 1 desember merupakan hari  ulang tahun Bangsa Papua Barat yang mana telah di deklarasikan sejak  tanggal 1 desember 1961 sebagai sebuah Negara.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="font-family: arial; text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="font-family: arial; text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height: 115%;"&gt;Perlu  di ketahui bahwa 1 desember bukan HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM).  Awal dari gerakan-gerakan kemerdekaan Papua Barat kini di sebut dengan  Organisasi Papua Merdeka (OPM) adalah jatuh tanggal Tanggal 26 Juli  1965. berdirinya OPM di kota  Manokwari sejak 26 juli 1965  Gerakan itu  merembet hampir ke seluruh daerah Kepala Burung, dan berlangsung selama  dua tahun. Tokoh pemimpin kharismatis gerakan ini adalah Johan Ariks,  yang waktu itu sudah berumur 75 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="font-family: arial; text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="font-family: arial; text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height: 115%;"&gt;Dalam  artikel ini saya sangat tertarik dengan isu yang beberapa waktu lalu  saat bertepatan dengan Hari Lahirnya bangsa Papua barat, media  elektronik maupun media massa mengklaim bahwa  1 desember adalah hari  OPM. Jika ada etika pers/jurnalistik di NKRI maka kebohongan besar yang  di lakukan oleh media terhadap public, mestinya harus di adili di  pengadilan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="font-family: arial; text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="font-family: arial; text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height: 115%;"&gt;Secara  lengkap sejarah Papua sekarang sudah beredar di media internet sehingga  bagi yang membutuhkan dan belum mengerti persoalan papua boleh Tanya ke  Om &lt;a href="http://www.google.com/"&gt;www.google.com&lt;/a&gt; . Kepada  mereka  yang mempublikasikan informasi baik itu melalui media elektronik maupun  media massa perlu dapatkan informasi yang akurat, jangan berpihak pada  kaum kapitalis atau kaum berjouis. Sehingga, seenaknya memberitakan  persoalan tanpa data yang akurat,  Seandainya hukum di Negeri ini  transparan maka seharusnya media yang salah mempublikasikan mestinya di  kenahkan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"  style="font-family: arial; text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="font-family: arial; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height: 115%;"&gt;Dengan  demikian, 1 desember merupakan hari lahirnya Bangsa Papua Barat di bumi Cenderawasih bukan HUT OPM. 26 Juli adalah Hari Ulang Tahun Organisasi  Papua Merdeka (OPM).   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-1046280497207382874?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/1046280497207382874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/1-desember-hut-bangsa-papua-barat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/1046280497207382874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/1046280497207382874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/1-desember-hut-bangsa-papua-barat.html' title='1 DESEMBER HUT BANGSA PAPUA BARAT'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-4pkeuPeQWlE/TwWGLDJ4tbI/AAAAAAAAAbE/83ARirHpLiU/s72-c/374726_323418271003393_100000056689113_1323494_382048475_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-1180230988483746423</id><published>2012-01-05T20:01:00.002+09:00</published><updated>2012-01-18T00:28:05.728+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Deiyai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Mahasiswa Deiyai; Sesalkan Dana Pemondokan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Rne4hhny_6Y/TwWDm25SoOI/AAAAAAAAAa4/XV5-ljS68EQ/s1600/writing-with-pena.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 173px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Rne4hhny_6Y/TwWDm25SoOI/AAAAAAAAAa4/XV5-ljS68EQ/s200/writing-with-pena.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5694102007473938658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kinerja kabupaten deiyai dalam hal  menangai biaya pemondokan dan asrama permanen  menjadi buah bibir di  kalangan para mahasiswa dan pelajar di seluruh Indonesia. Dana  pemondokan Se- sulawesi serta asrama permanen  di Jogjakarta hingga kini  belum di realisasikan, mestinya dana pemondokan dan dana asrama  permanen sudah realisakannya. Namun, sampai saat ini mahasiswa masih  belum menerima bantuan  apapun dari pihak pemda,  padahal dana tersebut  sudah alokasikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)2011   tahun lalu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;“Sampai saat ini mahasiswa asal Deiyai Se-Sulawesi belum mendapat  Bantuan Biaya Pemondokan, pada hal mahasiswa asal Deiyai di dalam Papua  dan se-Jawa Bali sudah diserahkan, Ujar Koordinator Ikatan Mahasiswa  Deiyai Se-Sulawesi, Rickson Edowai ketika menghubungi via selular di  media ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;lanjut edowai “Kenapa Pemda Deiyai mau laksanakan tugas dan tanggung  mereka di tahun anggaran baru 2012? Ini kan program yang dianggarkan  tahun 2011, bukan program 2012, Seharusnya diselesaikan pada tahun  anggaran 2011,“ &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Hampir seluruh kota study yang tersebar di Indonesia sudah di realisakan  dana bantuan tersebut. Oleh karena itu, Dalam pembagian dana pemondokan  mahasiswa deiyai sulawesi menilai bahwa Pemda deiyai sedang  prioritaskan hubungan kekerabatan yang akrab dalam relasi keluarga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;“Diharapkan dalam waktu dekat pemda deiyai harus turun ke Se-Sulawesi,  jika tidak maka, kami akan mobilisasi massa untuk turun aksi di deiyai”  tandasnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Secara terpisah, ketika media ini menghubunginya, Ketua Forum komunikasi  dan mahasiswa Deiyai (FORKOPMADE) Se-Jawa dan Bali, Elias B. Pigome  sangat sesalkan atas kinerja kabupaten deiyai yang lamban menangani  program prioritas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;“Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan tolak ukur suatu proses pembangunan  dalam mempersiapkan kader-kader mudah deiyai sehingga pemda harus di  prioritaskan pelajar dan mahasiswa deiyai yang tersebar di seluruh  Indonesia” Ujar ketua Forkopmade.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa deiyai Se-jawa dan bali, lanjut pigome, kami masih menanyakan  tanggungjawab pemda deiyai dalam merealisasikan asrama permanen di  jogjakarta, karena sampai saat ini dana asrama permenan belum di  realisasikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;“Seharusnya pemda sudah realisasikan bersamaan dengan asrama permenan wilayah papua di manokwari” tandasnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Jelas ada indikasi bahwa segelintir orang sedang mengelabui anggaran  dana peruntukan asrama permanen mahasiswa Deiyai, sehingga di harapkan  supaya Bupati Kabupaten Deiyai perlu croscek anggaran tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;“Apabila dalam waktu dekat tidak realisasikan dana pemondokan maupun  dana asrama permanen  maka, mahasiswa akan cari solusi-solusi konkret,  dalam hal ini, kami akan berupaya advokasi ke KPK serta akan mobilisasi  massa untuk aksi ke Deiyai” ujar ketua. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-1180230988483746423?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/1180230988483746423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/mahasiswa-deiyai-sesalkan-dana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/1180230988483746423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/1180230988483746423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2012/01/mahasiswa-deiyai-sesalkan-dana.html' title='Mahasiswa Deiyai; Sesalkan Dana Pemondokan'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Rne4hhny_6Y/TwWDm25SoOI/AAAAAAAAAa4/XV5-ljS68EQ/s72-c/writing-with-pena.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-2208524849235632932</id><published>2011-10-05T03:40:00.006+09:00</published><updated>2011-10-05T04:10:53.345+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Semutpun TUHAN Pelihara</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-sFs003WzMHw/TotWE9vdlCI/AAAAAAAAAY8/Dg_rzOmx0Z4/s1600/bfgh.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="text-align: justify;float: left; margin-top: 0px; margin-right: 10px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; cursor: pointer; width: 184px; height: 200px; " src="http://2.bp.blogspot.com/-sFs003WzMHw/TotWE9vdlCI/AAAAAAAAAY8/Dg_rzOmx0Z4/s200/bfgh.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5659712000014259234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:115%"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "&gt;Kehidupan manusia tak luput dari interaksi manusia yang harmonis. Dalam menjalankan proses kehidupan, banyak hal menjadi rintangan dan tantangan dalam menjalankan suatu aktivitas. Sekalipun badai menguncang namun Tuhan selalu menjaga kita dalam segala hal dan menjadi tuntunan arah dalam kehidupan umat manusia di muka bumi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:115%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:115%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sejak itu saya di bangku kuliah, tetapnya semester 4(empat) di Universitas PGRI Adhibuana Surabaya, &lt;span&gt; &lt;/span&gt;saya harus pulang berlibur ke kampung halaman (Wakeitei) karena saat itu libur selama 2(dua) bulan. Ketika sampainya di wakeitei, saya sangat simpati (bukan Kartu Perdana) dan jatuh cinta dengan seorang gadis di pinggiran danau Tigi, Distrik Wakeitei ( Kini Ibu kota Kabupaten Deiyai-Papua). Dalam hubungan kami berdua berjalan dengan harmonis dan sangat mesra. Tanpa memperhatikan latar belakang sebagai mahasiswa ( belum punya bekal), saya optimis dan komitmen untuk &lt;span&gt; &lt;/span&gt;bertatap muka dengan &lt;span&gt; &lt;/span&gt;orang tua dari pihak perempuan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:115%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:115%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dengan segala keraguan, saya menemui orang tuanya. Hal pertama yang bapak&lt;span&gt; &lt;/span&gt;(orang tua dari pihak perempuan) ungkapkan adalah bagaimana dengan Kuliahmu?&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;karena kamu belum punya bekal untuk menjamin anak dan istri pada masa yang akan datang. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Ketika bapak lontarkan kata tersebut saya pun tidak bicara banyak, hanya berdiam diri&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;serta mendengarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:115%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:115%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Melalui hubungan kita yang semakin harmonis, semakin meluas informasi tentang pacaran antara saya dengan pacarku ( Kini Sudah Istri). Begitu meluasnya informasi, tetangga di sekitar&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;tempat tinggalku, datang ke rumah dengan tujuan ingin memberikan masukan berupa saran dan nasehat agar kembali melanjutkan kuliah, karena saya anak satu-satunya yang orang tua harapkan untuk harus sukses.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:115%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:115%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Segala saran dan kritikan dari saudara-saudariku, ku-terima dengan lapangdada, karena memang saya masih status kuliah. “ Kamu mau kasih jamin dengan apa? Kamu belum punya bekal” kata ini yang memancing emosional untuk tetap kawin, karena Tuhan itu selalu memperhatikan segala kebutuhan, sekalipun binatang kecil seperti semut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:115%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:115%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dalam hati kecil saya merasa, segala masukan dari orang tua sangat benar dan bermanfaat namun, yang tergores dalam benak fikiranku pertama, apabila saya kawin maka, Tuhan akan mengaruniai anak, Sementara populasi penduduk Ras Melanesia &lt;span&gt; &lt;/span&gt;semakin punah, siapa lagi yang akan pertahankan ras Papua?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:115%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:115%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dengan cinta yang tulus antara saya denga istri-ku, pada akhirnya tuhan mengaruniai seorang anak perempuan. Desi Madai itulah nama anak tersebut hingga bulan oktober 2011, usianya sudah berumur 9 ( sembilan) bulan. Kasih dari Surga selalu mengalir ke setiap orang dan Tuhan berikan berkat yang melimpah ke Umat Manusia, melalui perantara orang lain, seperti diriku yang selalu Dia memenuhi segala permintaan melalui Doa.(*Madaibo)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:115%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align:justify;line-height:115%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:115%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-2208524849235632932?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/2208524849235632932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2011/10/semutpun-tuhan-pelihara.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/2208524849235632932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/2208524849235632932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2011/10/semutpun-tuhan-pelihara.html' title='Semutpun TUHAN Pelihara'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-sFs003WzMHw/TotWE9vdlCI/AAAAAAAAAY8/Dg_rzOmx0Z4/s72-c/bfgh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-7907285196661370365</id><published>2011-07-15T23:39:00.003+09:00</published><updated>2011-07-15T23:51:39.990+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Audiensi'/><title type='text'>MAHASISWA DEIYAI TETAP TURUN KAMPUNG</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-AP8Y04pg-Ro/TiBS5ksUhdI/AAAAAAAAAYk/NQoy4f6bM8I/s1600/IMG_5514.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-AP8Y04pg-Ro/TiBS5ksUhdI/AAAAAAAAAYk/NQoy4f6bM8I/s200/IMG_5514.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629590683268711890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height: 150%;font-size:12pt;" &gt;&lt;span style="text-decoration: underline; font-weight: bold;"&gt;T&lt;/span&gt;untutan mahasiswa yang tergabung dalam forum komunikasi Pelajar&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;dan Mahasiswa Deiyai (FORKOPMADE) se-Indonesia,&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Dalam hal pemondokan dan tugas akhir , meskipun di realisasikan dalam waktu dekat, ( sekalipun belum ada tanda-tanda ) namun pihak mahasiswa tetap akan turun kampong dan akan mengadakan Audensi, karena pemeratahan&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;pembangunan dan kesejaterahan&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;masyarakat merupakan bagian dari campur tangan dan tanggunjawab oleh masyarakat, pemerintah dan mahasiswa sebagai tim independent yang&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;akan menjadi mediator demi kemajuan daerah deiyai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height: 150%;font-size:12pt;" &gt;Kesepakatan bersama dalam rapat FORKOPMADE&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;yang berlangsung di Surabaya di antaranya audensi di kabupaten deiyai , tidak berupa demo ( aksi). Aksi ( demo) sama saja dengan menjatuhkan harga diri mahasiswa, dan tidak menemukan solusinya.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Pola demontrasi&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;atau aksi di kantor DPRD , Kantor Bupati, kita sebagai mahasiswa atau terpelajar&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;perlu berubah dengan konsep yang lain artinya merumuskan kegiatan melalui audensi pada masyarakat, mahasiswa dan pemerintah. Oleh karena itu, keputusan untuk audensi di&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;kabupaten deiyai &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;oleh mahasiswa tetap di laksanakan sesuai dengan jadwal yang&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;sudah di tetapkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height: 150%;font-size:12pt;" &gt;Audensi yang akan di adakan di kabupaten deiyai adalah berupa sosialisasi dan pemberian pemahaman kepada masyarakat dan Pemerintah agar prospek pemeratahan pembangunan berjalan sesuai dengan mekanisme dan penuh akuntabilitas . dalam pelaksanaan audensi tersebut pihak mahasiswa telah siapkan materi-materi&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;yang akan di paparkan di kabupaten deiyai , materi yang di siapkan di antaranya peningkatan pengembangan pendidikan, pembangunan berbasis masyarakat, peningkatan social dan budaya. dalam hal ini telah di tetapkan struktur kepanitian yang mensukseskan audiensi hngga pada acara puncaknya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height: 150%;font-size:12pt;" &gt;Mahasiswa sebagai agen penggerak perubahan di negeri deiyai&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;yang akan memegang&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;estafet kepemimpinan pada masa yang akan datang, dengan ini &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;perlu di tuntut untuk mulai berperan aktif dalam suatu terobosan baru di daerah deiyai demi kesejatehan rakyat setempat menuju era yang baru.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-7907285196661370365?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/7907285196661370365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2011/07/t-untutan-mahasiswa-yang-tergabung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/7907285196661370365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/7907285196661370365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2011/07/t-untutan-mahasiswa-yang-tergabung.html' title='MAHASISWA DEIYAI TETAP TURUN KAMPUNG'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-AP8Y04pg-Ro/TiBS5ksUhdI/AAAAAAAAAYk/NQoy4f6bM8I/s72-c/IMG_5514.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-3850830172489855637</id><published>2011-05-18T14:31:00.005+09:00</published><updated>2011-05-18T14:44:50.642+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Merubah Diri dari Hal Kecil</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-IXBkUAXLEZ8/TdNbGO5AUMI/AAAAAAAAAXk/4GRKaDLdyDY/s1600/Foto0370.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-IXBkUAXLEZ8/TdNbGO5AUMI/AAAAAAAAAXk/4GRKaDLdyDY/s200/Foto0370.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5607926123640934594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height:115%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"  &gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;Madaibo_Tak ku bayang betapa besar orang mengatakan suatu hal kecil beranggapan bahwa itu pekerjaan kecil yang tidak mempunyai makna. Kadang kalah orang berfikir juga pekerjaan yang kecil tidak memberikan suatu manfaat , namun di balik suatu pekerjaan yang kecil akan mendukung&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;anda dan menuju pada suatu arena yang lebih besar dari yang semula, sangat di sayangkan apa bila impiannya menaruh pada hal – hal yang besar dan berkaliber. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height:115%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"  &gt;Setiap orang yang berkembang pada awalnya ia akan lalui berbagai pekerjaan yang kecil dan tidak mempunyai nama       ( tidak berlevel). Ketika seseorang memduduki suatu jabatan dengan kedudukan yang tinggi tentunya&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;ia selalu melewati berbagai rintangan dan tantangan entah mau dan tidak, setiap individu akan alami masalah yang hampir sama dengan orang lain ( dinamika hidup) sekalipun orang tersebut latar belakang ekonomi serta finansialnya menjamin dalam arti tidak kekurangan serta serba kecukupan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height:115%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"  &gt;Jangan berfikir bahwa pekerjaan kecil itu melakukan hal yang serupa saja namun &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;&lt;/span&gt;contoh – contohnya adalah bagaimana seseorang bertanggung jawab terhadap tugas dan pekerjaan yang berikan dari suatu organisasi. Bukan saja pada organisasi namun pola hidup anda sehari – hari &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;pun akan mempengaruhi dinamika kehidupan anda selanjutnya, sehingga bagaimana seseorang tersebut merespon hal yang di maksud ini secara nyata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height:115%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"  &gt;Tingkah laku pada setiap orang akan menjadi kebiasan. Kebiasan tersebut akan terbentuk sebuah karakter. Karakter tersebut akan menuai suatu alur berfikir yang sesuai dan tidak sesuai dengan tuntutan Ilmu pengetahuan dan teknologi ( IPTEK), sehingga era-globalisasi menuntut untuk lebih kejih untuk menilai suatu masalah dalam konteks proses perubahan pada seseorang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height:115%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"  &gt;Perubahan karakter serta pola berfikir orang tidak akan datang dari dunia luar, tapi perubahan sudah terstruktur dalam diri masing-masing orang nah, sekarang kembali pada kita sendiri untuk mengembangkan dan tidaknya ini. Untuk membenahi pola fikir yang baik kembali pada induvidu, entah bagaimana seseorang meresponnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"  &gt;Mulailah dari sekarang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;&lt;span style="line-height:115%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height:115%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"  &gt;Kebiasan orang tundah-tunda pekerjaan menjadi hal yang sangat susah untuk melepaskannya, padahal sudah terjadwal pekerjaan tersebut, mestinya tuntaskan itu hari juga. Seandainya kebiasaan buruk tersebut kita musnahkan hari ini atau sekarang ini, maka kebiasaan tersebut akan terbawa dan merupakan salah satu contoh perubahan pada diri kita.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"  &gt;Mulai dari Diri&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;&lt;span style="line-height:115%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height:115%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"  &gt;Kadang-kadang sengaja maupun tak sengaja kita mendiskusikan karakter orang lain, dari cara berpakaian, dari gaya jalan, serta tingka lakunya. Sedangkan karakter anda belum nilai secara detail. Apakah anda sudah tauh karakter kamu? Pola hidup anda?gaya jalan mu?. Namun saya tidak terlalu membahas hal ini karena sayapun belum tauh karakterku ( Wuuu…..manusia to). Tatalah diri anda dari sekarang, terimalah secara&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;berjiwa besar yang menjadi inspirasi hidup anda dari pribadi kita. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"  &gt;Mulai dari Kecil&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;&lt;span style="line-height:115%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height:115%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"  &gt;Hal besar berawal dari pekerjaan-pekerjaan yang kecil sehingga manfaatkan waktu untuk merebut hal yang di maksud, mungkin contoh kecilnya adalah renungkan saja saat perubahan anda pada sisi pendidikan. Berawal dari Tingkat Kanak-kanak hingga Strata tiga ( S3). Sangat ironis kalau ada orang yang Pendidikannya dari Strata Tiga hingga turun sampai pada Tingkat kanak-kanak ( hahahaha…..macam lucu ka).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" line-height:115%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"  &gt;Sehingga metode Mulai dari Sekarang, Mulai dari Diri dan Mulai dari kecil ini menjadi pegangan hidup menuju perubahan. salam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-3850830172489855637?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/3850830172489855637/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2011/05/merubah-diri-dari-hal-kecil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/3850830172489855637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/3850830172489855637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2011/05/merubah-diri-dari-hal-kecil.html' title='Merubah Diri dari Hal Kecil'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-IXBkUAXLEZ8/TdNbGO5AUMI/AAAAAAAAAXk/4GRKaDLdyDY/s72-c/Foto0370.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-2399052288669193976</id><published>2011-03-29T23:53:00.000+09:00</published><updated>2011-03-30T00:01:36.661+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>PENDIDIKAN KAB. DEIYAI SANGAT MEMPRIHATINKAN</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Madaibo&lt;/strong&gt;_==_Peningkatan  kualitas dan kuantitas  Sumber Daya Manusia ( SDM ) pengembangan  utamanya melalui pendidikan,  baik itu pendidikan formal maupun informal.  Apabila dalam peningkatan  pendidikan yang mendominasi adalah kuantitas  maka, dampak dari pada  pendidikan akan mogok  atau pendidikan tidak berjalan secara efektif,  karena kualitas sumber  daya manusia belum memadai. Dalam hal ini  kabupaten deiyai yang masa  karatekernya sudah berumur hampir dua tahun  namun belum memberikan wajah  pendidikan yang baik disamping itu  beberapa sekolah di palang oleh  tenaga pengajarnya sendiri karena yang  menjadi hak – hak guru di tahan  oleh Dinas terkait. Hingga sampai saat  ini, di Kabupaten Deiyai  pendidikan belum berjalan secara optimal di  sebabkan karena kurang  perhatihannya pemerintah daerah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pemerintah  daerah sedang membangun gedung sekolah baru di beberapa  distrik yang  ada di kabupaten deiyai, itu merupakan salah satu langkah  yang sangat  mulia. Namun tidak di lengkapi dengan fasilitas umum  sekolah dan tenaga  pengajar maka sama saja hal itu bohong, sehingga  pemerintah daerah musti  sadar atas perbuatan yang di lakukan secara  semena – mena tanpa  mempertimbangkan dampak – dampak yang terjadi pada  masa yang akan  datang.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Apabila  budaya tersebut ditanamkan di kabupaten yang statusnya masih  karateker  dampak yang akan terjadi sangat besar ketika daerah tersebut  menjadi  kabupaten definitif.  Padahal perkembangan Ilmu  Pengetahuan  dan Teknologi ( IPTEK ) sedang merajalela di tengah  masyarakat umum  sangat menuntut seseorang untuk harus berkembang lebih  maju untuk  menghadapi tantangan perkembangan ilmu teknologi canggih ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam kerangka kehidupan yang demokratik dan desentralistik  pemerintah Kabupaten D                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          eiyai  sebagai pemegang mandat rakyat dan pelaksana kepentingan daerah  harus  mengubah orientasi dan pendekatannya dari sekedar pemberi atau  pembangun  semua pelayanan public menjadi pihak yang mendorong,  memberdayakan, dan  memberi kemudahan agar pelayanan public mudah di  peroleh, bermutu dan  terjangkau  sesuai kemampuan yang di miliki pada  suatu sekolah, baik itu tingkat  Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah  Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah  Umum (SMU).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pendidikan  adalah salah satu ujung tombak pembangunan yang mesti di  benahi secara  serius. Maju mundurnya suatu daerah ada pada nilai  kualitas pendidikan  yang sempurna sehingga penanganan terhadap  pendidikan musti di  optimalkan sesuai dengan tupoksi yang dimiliki di  Instansi – instansi  yang terkait serta perlu ada intervensi dan sinergi  (kerja sama) dari  Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) yang domisili di  lingkungan  pemerintah daerah setempat, agar pendidikan berjalan lancar  tanpa  hambatan dengan sistem berbasiskan juga.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tuntutan  era-globalisasi masa kini sedang meloncat cukup jauh  sehingga setiap  daerah mampu menghadapi sesuai dengan kapasitas yang di  milikinya, untuk  menunjang perkembangan tersebut. Melalui berbagai  instrument pemerintah  daerah harus memperdayakan, mempermudah, dan  memberi peluang kepada  pendidikan sebagai wadah untuk mendapatkan ilmu  dalam mengembangkan  prakarsa pembangunan manusia deiyai yang seutuhnya.  Perlu di tinjaukan  selanjutnya .&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-2399052288669193976?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/2399052288669193976/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2011/03/pendidikan-kab-deiyai-sangat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/2399052288669193976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/2399052288669193976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2011/03/pendidikan-kab-deiyai-sangat.html' title='PENDIDIKAN KAB. DEIYAI SANGAT MEMPRIHATINKAN'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-1765504462366370208</id><published>2011-03-21T13:35:00.001+09:00</published><updated>2011-03-21T17:40:58.987+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DIALOG'/><title type='text'>SEMINAR DIALOG KONSTRUKTIF DI SURABAYA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-R31rJ-WC7eo/TYcOrCug9cI/AAAAAAAAAUU/8LRs1uSdxE8/s1600/180691_195697217115373_100000252875293_667044_7209726_n.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 197px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-R31rJ-WC7eo/TYcOrCug9cI/AAAAAAAAAUU/8LRs1uSdxE8/s200/180691_195697217115373_100000252875293_667044_7209726_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586449995405522370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;MASIH DI PERTANYAKAN...?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;"&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 115%; widows: 2; orphans: 2; text-align: justify;" lang="en-US"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Madaibo_Tanggal 19 Maret 2011, jam 15.00-20.00 wib, tepatnya di asrama Papua Jl. Kalasan  Surabaya, Jawa Timur, telah di selenggarakan diskusi terbuka antara mahasiswa /I Papua di Surabaya. Dalam hal ini mahasiswa /I tersebut membahas beberapa masalah menyangkut penyelenggaraannya seminar dialog konstruktif Jakarta – Papua. Seminar dialog konstruktif tersebut akan di selenggarakan di kampus Universitas Airlangga (Unair) Surabaya namun hingga saat ini belum ada kepastian waktu pelaksanaannya?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 115%; widows: 2; orphans: 2; text-align: justify;" lang="en-US"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dalam diskusi yang di selenggarakan tersebut terjadi banyak persepsi ( pemahaman) dan terjadi pula banyak mahasiswa yang pro dan kontra. Sebelumnya mahasiswa masih tanya-tanya, untuk apa ada seminar dialog konstruktif Jakarta – papua ? Kesimpulan seminar tersebut akan di bawah kemana? Apakah datanya akan di pakai untuk menyatakan bahwa otsus masih belum gagal? output dari seminar tersebut mendorong ke dialog yang berkapasitas tinggi atau mediasi oleh pihak internasional yang independent?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 115%; widows: 2; orphans: 2; text-align: justify;" lang="en-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 115%; widows: 2; orphans: 2; text-align: justify;" lang="en-US"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dengan berbagai macam saran, kritikan serta masukkan dari semua mahasiswa Surabaya dan terjadi pula pro dan kontra pada titik akhirnya kajian mahasiswa/I Surabaya telah terima dengan lapandada untuk pelaksanaan seminar dialog konstruktif tersebut. Hingga sampai saat ini mahasiswa meminta bahan yang akan di seminarkan untuk di pelajari lebih lanjut, agar tidak terjadi salah paham saat seminar berlangsung karena mahasiswa interpretasi hasil dari seminar dan dalam seminar tersebut yang akan di bahas adalah guna mendukung Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat ( UP4B).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 115%; widows: 2; orphans: 2; text-align: justify;" lang="en-US"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menurut penulis artikel ini sempat bertanya apabila seminar dialog konstruktif ini sifatnya sebatas mendukung UP4B maka mestinya kita bubarkan saja karena UP4B ini sama halnya dengan Otonomi khusus Jilid kedua, padahal rakyat Papua sedang menyampaikan aspirasi bahwa otonomi khusus telah gagal pelaksanaan di tanah Papua. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 115%; widows: 2; orphans: 2; text-align: justify;" lang="en-US"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pihak yang menjadi fasilitator dalam seminar dialog konstruktif adalah terdiri dari dua lembaga antara lain Jaringan Damai Papua ( JDP ) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI). Berdasarkan isu yang berkembangan di kalangan pemuda, mahasiswa dan masyarakat adalah LIPI dan JDP sedang menjalin kerja sama antara kedua lembaga ini dan sedang menyelesaikan / merancang program diferensial dari Otonomi khusus Nomor 21 tahun 2001.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 115%; widows: 2; orphans: 2; text-align: justify;" lang="en-US"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Program yang di susun oleh kedua lembaga ini adalah Unit percepatan pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B). Dalam program UP4B tersebut yang di bahas adalah sebagai salah satu pendekatan bagi berbagai persoalan sosial, politik, hukum bahkan untuk menangani berbagi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua yang masih terbengkalai selama ini kata muridan sekaligus sebagai Pimpinan Jaringan Damai Papua &lt;i&gt;( Read Jubi.com&lt;/i&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 115%; widows: 2; orphans: 2; text-align: justify;" lang="en-US"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Namun, dengan hadirnya Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat ( UP4B) ini akan menjawab semua persoalan yang di kemukakan oleh ketua JDP ini? apakah dialog dalam rangka mempercepat pembangunan dibawah payung UP4B (bangun jembatan, jalan raya, pelabuhan2, investasi besar-besaran)atau dialog menurut versi rakyat Papua yang mediasi pihak internasional ?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 115%; widows: 2; orphans: 2; text-align: justify;" lang="en-US"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Proses penyusunan Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat ( UP4B) ini, di luar dari dugaan rakyat papua. Karena sementara rakyat papua sedang mendorong Dialog Internasional yang mediasi oleh pihak ketiga dan moment itulah akan terungkap berbagai persoalan yang terjadi di tanah Papua misalnya masalah sosial, politik, hukum bahkan untuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 115%; widows: 2; orphans: 2; text-align: justify;" lang="en-US"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Untuk di pahaminya Apapun upaya yang di lakukan oleh pihak NKRI itu merupakan sebuah   gula – gula yang di berikan kepada rakyat papua( Sekalipun permen yang harum dan wangi namun di lidah rakyat Papua sudah menjadi Asing), sehingga menjawab persoalan papua mesti di mediasi oleh pihak internasional yang netral. UP4B, rakyat serta alam papua  telah menolak dan kembalikan ke NKRI karena program ini versi kedua Otonomi khusus.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-1765504462366370208?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/1765504462366370208/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2011/03/seminar-dialog-konstruktif-di-surabaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/1765504462366370208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/1765504462366370208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2011/03/seminar-dialog-konstruktif-di-surabaya.html' title='SEMINAR DIALOG KONSTRUKTIF DI SURABAYA'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-R31rJ-WC7eo/TYcOrCug9cI/AAAAAAAAAUU/8LRs1uSdxE8/s72-c/180691_195697217115373_100000252875293_667044_7209726_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-3816494648460773755</id><published>2011-03-11T20:54:00.000+09:00</published><updated>2011-03-11T21:21:14.659+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OTONOMI'/><title type='text'>OTONOMI KHUSUS ( OTSUS), PEMEKARAN MENUJU UP4B</title><content type='html'>&lt;p  style="margin-bottom: 0in; line-height: 115%; widows: 2; orphans: 2; text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;" lang="en-US"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Apakah Masyarakat  akan sejahtera......???&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; line-height: 115%; widows: 2; orphans: 2; text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Kini pemerintah pusat merencanakan dan sedang menyusun program kerja untuk  mensejaterahkan masyarakat khususnya, masyarakat yang domisili di pulau Papua yakni Pemerintah provinsi Papua dan Papua Barat. Program yang sedang di rangcang oleh pemerintah pusat adalah Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat     ( UP4B). UP4B ini sangat heboh di beberapa media, baik itu media elektronik maupun media cetak. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; line-height: 115%; widows: 2; orphans: 2; text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;" lang="en-US"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Tujuan dari UP4B ini adalah membuka isolasi daerah baik itu pegunungan Papua serta pesisir agar pembangunan berkesinambungan dan masyarakat lokal bisa rasakan adanya pembangunan yang kontinyu di celah – celah hutan belantara. UP4B ini boleh di katakan anak kandung dari Otonomi khusus dan pemekaran. Sementara Otonomi khusus telah gagal total implementasikan di sejagat Papua, dan pemekaran belum menjamin total kepentingan masyarakat lokal malah semakin hari semakin ketinggalan dengan perkembangan era – globalisasi ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255); font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; line-height: 115%; widows: 2; orphans: 2; text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;" lang="en-US"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat ( UP4B) merupakan Otonomi khusus jilid ke II sengaja di susun oleh pemerintah pusat agar meredahkan isu politik tentang Papua merdeka. Sedangkan masyarakat lokal sedang menyampaikan aspirasi melalui turun ke jalan ( Aksi Damai) untuk menyatakan bahwa otonomi khusus telah gagal total di Tanah Papua, namun penyampaian aspirasi tersebut tidak di respon baik dari pihak pemerintah yang terkait, Seakan – akan masyarakat Papua adalah bukan bagian dari Negara Indonesia. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255); font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; line-height: 115%; widows: 2; orphans: 2; text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;" lang="en-US"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat ( UP4B) ini bila di kajikan maka program tersebut tidak akan menjawab persoalan di tanah papua, apa lagi program otonomi khusus yang kelas kaliber saja belum di implementasikan secara detail. Dahulunya pemerintah pusat menyusun program Otsus, sejalan dengan ini karena otsus tersendat selanjutnya pemerintah pusat luncurkan pemekaran. Pemekaran sekalipun program yang terbaru ini juga gagal menjawab persoalan di daerah Papua, kini peluncuran Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat ( UP4B) hanya sebuah gula – gula yang di berikan oleh pemerintah pusat ke daerah Papua, apakah dengan program yang versi terbaru ini menjawab berbagai tantangan di Papua? Sedangkan rakyat papua selalu berteriak di bawah terik matahari dengan cakupan nada “ Program kerja baik itu Otsus dan Pemekaran telah gagal total, kembalikan program tersebut ke bingkai NKRI” apa solusinya bagi rakyat Papua ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255); font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; line-height: 115%; widows: 2; orphans: 2; text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;" lang="en-US"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Menurut kajian penulis artikel ini menelaah bahwa UP4B ini tidak akan menjawab serta tidak akan mensejatehkan masyarakat pribumi, program tersebut hanya sebuah paradigma dimana orang – orang elit lokal serta elit politik pusat tempat untuk mempertebal dompet pribadi. pada akhirnya masyarakat lokal akan terpinggirkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255); font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; line-height: 115%; widows: 2; orphans: 2; text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;" lang="en-US"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Untuk menjawab segala kegagalan program dari bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), pemuda pelajar dan mahasiswa merupakan parameter untuk menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ke arah yang baik. Tuntutan – tuntutan dari rakyat pribumi papua adalah bukan meminta program UP4B atau program yang kelas caliber namun mereka ( rakyat Papua)  tuntut adalah solusi konkrit menuju Papua baru yang bebas dari segala penindasan. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255); font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; line-height: 115%; widows: 2; orphans: 2; text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;" lang="en-US"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255); font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; line-height: 115%; widows: 2; orphans: 2; text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;" lang="en-US"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Dalam kutipan di atas ini rakyat Papua bukan pula menuntut pada Negara Indonesia program - program yang sifatnya ladang usaha bagi elit politik namun, rakyat mendesak untuk mengakui secara defacto dan dejure karena secara nyata tanggal 1 desember 1961 Negara Papua telah Merdeka.____By : Madaibo&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="margin-bottom: 0in; line-height: 115%; widows: 2; orphans: 2; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;" align="JUSTIFY" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-3816494648460773755?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/3816494648460773755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2011/03/otonomi-khusus-otsus-pemekaran-menuju.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/3816494648460773755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/3816494648460773755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2011/03/otonomi-khusus-otsus-pemekaran-menuju.html' title='OTONOMI KHUSUS ( OTSUS), PEMEKARAN MENUJU UP4B'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-2337217885398505747</id><published>2010-06-18T02:08:00.000+09:00</published><updated>2010-06-18T02:10:08.492+09:00</updated><title type='text'>Renungan di balik Kos – kosan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ones  Madai _Manusia Papua semakin membisu dengan berbagai masalah yang  terjadi di alam cenderawasih, baik itu masalah hancurnya ekologi hingga  pemusnahan ras Melanesia. Walaupun orang Papua mendengarnya namun iapun  akan menutup telinga dan mata seakan – akan belum mengetahui, mendengar  serta melihat masalah tersebut. Seharusnya ia harus memberikan reaksi  untuk menanggapi hal – hal ini. Masalah tersebut sangat signifikan dan  fundamental sehingga rapatkan barisan, teguhkan tali persaudaraan jaga  kekompakan dan raihlah cita – citamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal dari semua perjuangan jika berasaskan egoisme, baik itu dalam organ  – organ, kelompok hingga individu maka kekompakan dan kesabaran dalam  meraih kunci keberhasilan, saling mengharapkan dan tidak berhasil. Untuk  meraih  kesuksesan tersebut membutuhkan waktu. Seiring dengan putarnya  bumi, waktu pun semakin berlalu. Mencoba untuk membuka          kedok –  kedok yang terselimuti dengan berbagai penindasan di balik  tanah yang  kaya – raya itupun manusia pribumi semakin membisu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal sesunggunya fenomena berjalan tanpa hambatan untuk membunuh  ekologi dan ras Melanesia. Di atas tanahmu ia  ( NKRI ) mencari secuap  nasi, beranak cucu, serta merebut semuanya, di atas tanahmu pula rakyat  pribumi semakin terlantar, terpinggirkan, dan di jajah oleh manusia yang  tidak bermoral, dan dehumanis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari pemahaman ini maka pada intinya Pemerintah Indonesia  memperkenalkan ideologi pembangunan dengan alasan untuk mensejahterakan  dan membebaskan orang Papua dari kebodohan dan keterbelakangan.  Sebaliknya orang Papua melihat pembangunan sebagai instrument ideologys  dan kebijakan untuk menghilangkan orang Papua, menindas dan membungkam  serta menghilangkan kebudayaan orang Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini desiran angin berhembus dengan segar, memberikan udara yang nyaman.  Lepaskanlah segala sesuatu yang menjadi ganjalan bagi hidup anda dan  fokuslah kearah lawan, persiapkan kekuatanmu menuju pintu kemenangan.  Koyao &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-2337217885398505747?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/2337217885398505747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2010/06/renungan-di-balik-kos-kosan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/2337217885398505747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/2337217885398505747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2010/06/renungan-di-balik-kos-kosan.html' title='Renungan di balik Kos – kosan'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-7060447365390775573</id><published>2010-06-12T01:40:00.000+09:00</published><updated>2010-06-12T01:42:53.455+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BAIT - BAIT PUISI'/><title type='text'>SISIR BAMBU, TIADA DUANYA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Awal adalah permulaan&lt;br /&gt;Tiada kata akhir&lt;br /&gt;Semua pekerjaan ada awal dan akhirnya&lt;br /&gt;Sekalipun anda menyangkal dirimu&lt;br /&gt;Walaupun jati dirimu di injak – injak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamanya anda adalah Ras Melanesia&lt;br /&gt;Hargailah harkat dan martabatmu&lt;br /&gt;Hargailah sisir bambumu&lt;br /&gt;Hargailah Tifamu&lt;br /&gt;Hargailah Kotekamu&lt;br /&gt;Sayangilah Alammu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jati dirimu semakin pudar&lt;br /&gt;Kekompakanmu semakin luntur&lt;br /&gt;Tanahmu di kuasai oleh orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matahari semakin terbenam&lt;br /&gt;Mengikuti putarnya bumi&lt;br /&gt;Rebutlah tanahmu&lt;br /&gt;Selamatkan rakyatmu&lt;br /&gt;Bawahlah keluar ras melanesia&lt;br /&gt;Karena tanah papua&lt;br /&gt; Sedang menanti figur Intelek&lt;br /&gt;( Buatlah konsolidasi, dan lawanlah Penjajah)_Ones Madai&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-7060447365390775573?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/7060447365390775573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2010/06/sisir-bambu-tiada-duanya_4786.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/7060447365390775573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/7060447365390775573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2010/06/sisir-bambu-tiada-duanya_4786.html' title='SISIR BAMBU, TIADA DUANYA'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-8972428382674718856</id><published>2010-06-12T01:01:00.000+09:00</published><updated>2010-06-12T01:03:42.001+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TRANSMIGRASI'/><title type='text'>ULAHNYA TRANSMIGRAN GELAP</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Ones Madai&lt;/span&gt;_Program transmigrasi yang di canangkan oleh pemerintah pusat, melalui kementerian transmigrasi bekerja sama dengan pemerintah Propinsi papua merupakan program yang di muat dalam berbagai macam undang – undang serta surat keputusan yang berlevel caliber hingga level biasa, sesuai dengan kepentingan para elit lokal. Tiada henti – hentinya para transmigran menuju ke Papua, baik itu illegal dan legal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun Pemerintah pusat mengeluarkan Undang – undang transmigrasi, namun di balik itu mudah ditelusurinya oleh masyarakat pribumi karena sifatnya legal, dan isu tersebut mudah tersebar di kalangan masyarakat, sehingga masyarakat pribumi sangat mudah menyatakan pernyataan sikap entah itu menerima dan menolaknya para transmigran tersebut. Sangat di sayangkan jika para transmigran tersebut pengiriman gelap atau transmigran ilegal, baik itu sengaja di kirim oleh NKRI dengan maksud tertentu ataukah transmigran ke Papua dengan inisiatif sendiri hanya sekedar mencari secuap nasi, guna melengkapi dan memperbaiki taraf hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berbagai macam komentar maupun alasan mereka. Ada yang mengatakan bahwa pergi jenguk istri, suami, famili dan berbagai macam alasan yang di biaskan ketika di tanya, namun di balik alasan tersebut menyimpan beribu – ribu ide atau gagasan. Ketika sampai di tanah Papua dan nikmati indahnya alam Papua beserta yang terkandung di perut bumi cenderawasih, sekalipun ia hanya menjenguk istri atau suami akan menetap untuk selamanya di bumi papua. Setelah orang tersebut menetap dan mendapatkan kekayaan dari apa yang menjadi bagian dari hidupnya. Iapun akan memanggil satu per satu dari kampung asalnya baik itu kerabatnya maupun familinya apalagi anggota keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini realita yang terjadi di tanah papua sebagian besar adalah penduduk transmigran ilegal yang mendominasinya, sehingga pemerhati suku, bangsa Papua perlu untuk menyikapi hal ini. Dengan meninjau kembali Undang – Undang yang telah di keluarkan dari kementerian transmigrasi. Yang seharusnya penduduk baru perlu melaporkan ke distrik setempat atau RT terdekat, namun kenyataannya belum memberikan bukti yang jelas. Hadirnya transmigran gelap mengakibatkan penduduk asli terpinggirkan dan ekologi Papua semakin punah. Apabila ekologi papua tidak dirawat dan di perhatikan maka generasi bangsa Papua akan kemana?. Dalam konservasi ekologi papua perlu keterlibatan dari berbagai elemen yang benar – benar membenahi, masalah lingkungan hidup di daerah sekitarnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-8972428382674718856?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/8972428382674718856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2010/06/ulahnya-transmigran-gelap_11.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/8972428382674718856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/8972428382674718856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2010/06/ulahnya-transmigran-gelap_11.html' title='ULAHNYA TRANSMIGRAN GELAP'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-7416404897928061402</id><published>2010-06-10T17:09:00.000+09:00</published><updated>2010-06-10T17:35:46.751+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OTONOMI'/><title type='text'>OTONOMI KHUSUS MENUJU PEMEKARAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_G5_Eqd3KyrM/TBChbFjSZOI/AAAAAAAAARc/f57zafFPRkM/s1600/paniai.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 128px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_G5_Eqd3KyrM/TBChbFjSZOI/AAAAAAAAARc/f57zafFPRkM/s200/paniai.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5481058233228616930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Ones_Madai_&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;Pemerintah pusat telah meluncurkan otonomi khusus ke propinsi Papua pada sepuluh tahun yang silam, dalam Otsus tersebut memuat&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;tujuan yang sangat signifikan. Dalam tujaan tersebut lebih spesifiknya adalah mengatur system pemerintahan sendiri tanpa campur tangan dari Pemerintah &lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pusat, mensejaterahkan dan memperdayakan masyarakat local sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman dalam era –globalisasi ini. &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Namun beberapa tahun setelah Undang – undang Otonomi khusus realisasikan bagi tanah Papua, hingga kini belum memberikan wajah Otsus yang signifikan dan Implementasinya belum optimal. Yang seharus kinerja dari Otsus benar – benar memperhatikan kelemahan dari suatu daerah berdasarkan kondisi wilayah tersebut. Berasaskan media – media yang yang beredar di kalangan masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta kaum intelektual dan lain – lain, baik itu media &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;massa&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; maupun media elektronik, alokasi dana Otonomi khusus sangat besar di bandingkan dengan otonomi daerah. Sehingga dalam penanggan dan alokasi dana otsus, pihak yang terlibat dalam hal ini harus memperhatikan hak – hak masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Hadirnya Otonomi khusus bukan karena pemerintah melainkan karena adanya rakyat. Namun implementasinya belum jelas dan belum ada bukti atau belum ada fakta sehingga boleh dikatakan Otonomi khusus telah gagal di aplikasikan di tanah papua. Setelah melihat gagalnya implementasi Otsus di Papua, Pemerintah pusat menjalin hubungan kerja sama dengan Elit local. Dalam penjalinan hubungan kerja tersebut pemerintah pusat membuka program pemekaran daerah, baik itu pemekaran provinsi maupun kabupaten serta Pemekaran distrik.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Setelah pemerintah pusat memberikan pemekaran daerah ke Papua, namun yang terjadi sama halnya dengan Otonomi khusus hanya mempertebal dompet pribadi terhadap&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;     &lt;/span&gt;orang – orang elit local. Sedangkan masyarakat pribumi semakin ketinggalan dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era – modern ini. Program pemekaran tersebut belum juga memberikan kemakmuran bagi masyarakat. Sehingga ada beberapa definisi yang di berikan oleh elit politik hanya fiktif belaka. &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Bentuk – bentuk opini yang di kembangkan oleh pemerintah pusat maupun elit local adalah Pemekaran mempersempit daerah jangkauan, dan juga pemekaran pintu kesuksesan bagi masyarakat.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Padahal Realita yang &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;terjadi di lapangan belum ada kenyataan. Pemekaran membuka lapangan kerja bagi orang – orang non-Papua, pada akhirnya masyarakat local akan terpinggirkan dan orang pribumi sangat susah menyesuaikan diri terhadap orang non-papua. Orang non – papua akan masuk ke bumi cenderawasih&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;dengan berbagai macam ketrampilan sesuai dengan segala kesiapan sumber daya manusia( SDM ) yang mereka ( Non-papua) milikinya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Dengan adanya pemekaran tersebut akan mempersulit ruang gerak masyarakat sehingga tidak di perbolehkan di mekarkan ke daerah yang lain dalam lingkup tanah papua, &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;STOP PEMEKARAN&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Pemerintahan yang ada saja belum memberikan dampak yang jelas, malah yang menonjol dampak negatifnya oleh sebab itu benahi dulu Pemerintah propinsi maupun kabupaten yang ada. Dewasakan masyarakat adatmu dengan berbagai pengembangan dan pemberdayaan, agar masyarakat setempat bisa bersaing dengan dunia modern. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;line-height: 150%; "&gt;Sumber foto:&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: normal; "&gt;&lt;a href="http://www.google.co.id/imglanding?q=otonomi%20khusus%20dan%20pemekaran&amp;amp;imgurl=http://www.wikimu.com/Common/NewsImage.ashx%3Fid%3D2261&amp;amp;imgrefurl=http://www.wikimu.com/News/Print.aspx%3Fid%3D2261&amp;amp;usg=__042Qp6dc6eA7Ks-e_j-s0STQvoU=&amp;amp;h=149&amp;amp;w=200&amp;amp;sz=10&amp;amp;hl=id&amp;amp;sig2=1ouhwd4-tPyYMq-pS3JT-g&amp;amp;itbs=1&amp;amp;tbnid=7k8ss6QBr3rIhM:&amp;amp;tbnh=77&amp;amp;tbnw=104&amp;amp;prev=/images%3Fq%3Dotonomi%2Bkhusus%2Bdan%2Bpemekaran%26hl%3Did%26gbv%3D2%26tbs%3Disch:1&amp;amp;ei=Tp4QTKbrBIS2rAeYm_y-BA&amp;amp;gbv=2&amp;amp;tbs=isch:1&amp;amp;start=0"&gt;http://www.google.co.id/imglanding?q=otonomi%20khusus%20dan%20pemekaran&amp;amp;imgurl=http://www.wikimu.com/Common/NewsImage.ashx%3Fid%3D2261&amp;amp;imgrefurl=http://www.wikimu.com/News/Print.aspx%3Fid%3D2261&amp;amp;usg=__042Qp6dc6eA7Ks-e_j-s0STQvoU=&amp;amp;h=149&amp;amp;w=200&amp;amp;sz=10&amp;amp;hl=id&amp;amp;sig2=1ouhwd4-tPyYMq-pS3JT-g&amp;amp;itbs=1&amp;amp;tbnid=7k8ss6QBr3rIhM:&amp;amp;tbnh=77&amp;amp;tbnw=104&amp;amp;prev=/images%3Fq%3Dotonomi%2Bkhusus%2Bdan%2Bpemekaran%26hl%3Did%26gbv%3D2%26tbs%3Disch:1&amp;amp;ei=Tp4QTKbrBIS2rAeYm_y-BA&amp;amp;gbv=2&amp;amp;tbs=isch:1&amp;amp;start=0&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-7416404897928061402?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/7416404897928061402/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2010/06/otonomi-khusus-menuju-pemekaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/7416404897928061402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/7416404897928061402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2010/06/otonomi-khusus-menuju-pemekaran.html' title='OTONOMI KHUSUS MENUJU PEMEKARAN'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_G5_Eqd3KyrM/TBChbFjSZOI/AAAAAAAAARc/f57zafFPRkM/s72-c/paniai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-6736728385600058377</id><published>2010-06-02T22:15:00.000+09:00</published><updated>2010-06-02T22:23:14.345+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TINDAS'/><title type='text'>Terusik Dibalik Trali Besi Malam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_G5_Eqd3KyrM/TAZaER5xypI/AAAAAAAAAQ0/PfUEGJB5dII/s1600/IMG0366A.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 109px; height: 116px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_G5_Eqd3KyrM/TAZaER5xypI/AAAAAAAAAQ0/PfUEGJB5dII/s320/IMG0366A.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5478165026314504850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Detak-detuk sepatu laras penjajah dan ting teng trali besi tidak lagi terdengar di sepanjang lorong ini. Samar-samar gemuruh motor jarang terdengar, dan &lt;span id="fullpost"&gt; ku tahu pertanda malam sudah larut. Hening malam menghampiriku. Didalam tembok berkubus 3x3 daku masih terbaring, menengadah ke atap jeruji membayangkan indah langit dan dalam khayal aku sedang menghitung bintang berkedip, menghitung mimpi-mimpi yang datang menghampiri dan pergi menjauhi. Tenang namun gelisah saat memandang ke samping tembok dan jeruji besi terbayang disana, dikaki gunung Apo dan cyclop tersusun bangunan nan mewah dihiasi gemerlap lampu malam. Para penjarah dan penyedot rakyat menghitung hasil dagangan sehari, bergurau ria diatas tetesan peluh keringat mama-mama Papua yang menjual sayur sehari tadi. Di sudut jalan para vampir penjajah menunggu mangsa rakyat. Di timur terpampang samudera pasifik, dan pelabuhan itu setiap saat menjadi pintu bagi kapal putih, silih berganti memuntahkan ribuan para penyedot dan penjajah. Ku pejamkan mata dan ku pendam semua, mengitari sang waktu dalam angan dan khayalan bisu, sebab langit jeruji dan tembok penjajah masihlah nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Sumber :http://www.qmerdeka.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-6736728385600058377?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='' href='http://www.qmerdeka.blogspot.com' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/6736728385600058377/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2010/06/terusik-dibalik-trali-besi-malam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/6736728385600058377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/6736728385600058377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2010/06/terusik-dibalik-trali-besi-malam.html' title='Terusik Dibalik Trali Besi Malam'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_G5_Eqd3KyrM/TAZaER5xypI/AAAAAAAAAQ0/PfUEGJB5dII/s72-c/IMG0366A.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-5300637209309847891</id><published>2010-04-30T11:18:00.000+09:00</published><updated>2010-05-17T16:00:29.402+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BAIT - BAIT PUISI'/><title type='text'>MUALL......"""</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_G5_Eqd3KyrM/S9pBVlP1QHI/AAAAAAAAAOc/5JjBbL2LmWk/s1600/papua.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 93px; height: 83px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_G5_Eqd3KyrM/S9pBVlP1QHI/AAAAAAAAAOc/5JjBbL2LmWk/s320/papua.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465752936799092850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Semua telah terjadi….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sudah banyak darah yang tumpah…..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sudah banyak air mata yang menitik.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Alam sudah terlalu muak......&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dengan semua tingkah Kamu.......&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pulanglah......Kerumahmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bersahabatlah dengan alamMu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Karena…..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Manusia PAPUA ingin Nikmati hidup sendiri.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Karena…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tuhan titipkan bumi PAPUA........&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Untuk kita perlakukan dengan bijak.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bersama alam kami...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hidup dalam damai dan aman......&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-5300637209309847891?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/5300637209309847891/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2010/04/muall.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/5300637209309847891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/5300637209309847891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2010/04/muall.html' title='MUALL......&quot;&quot;&quot;'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_G5_Eqd3KyrM/S9pBVlP1QHI/AAAAAAAAAOc/5JjBbL2LmWk/s72-c/papua.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-4324037895410749347</id><published>2010-04-20T16:15:00.000+09:00</published><updated>2010-04-20T16:36:02.275+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TRANSMIGRASI'/><title type='text'>Transmigrasi ke Papua,  Penduduk Asli Semakin Punah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_G5_Eqd3KyrM/S81XG2lL8zI/AAAAAAAAANk/QOL1hJqL-3U/s1600/onggok.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 230px; height: 190px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_G5_Eqd3KyrM/S81XG2lL8zI/AAAAAAAAANk/QOL1hJqL-3U/s320/onggok.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462117698312598322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Ones Madai.......*&lt;/span&gt;Pemerintah pusat mulai beraksi dan menjalin hubungan kerja secara erat dengan pemerintah propinsi Papua, telah membuka kembali program transmigrasi ke daerah pegunungan tengah, sasarannya 15 kabupaten pemekaran di wilayah pegunungan.tengah, dalam konteks ini Apa tujuan dari transmigrasi ke Papua ? Apakah di papua Kehidupan orang etnis akan aman ? Apakah Melalui transmigrasi ini tidak terjadi lagi pembunuhan ? Siapa yang memotori konsep transmigrasi sampai menghadirkan di papua ?&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt; Program transmingrasi di Papua saat ini akan dilaksanakan kembali, diatur melalui Peraturan Daerah Provinsi (Perdasi) berdasarkan amanat UU No 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) Bagi Provinsi Papua. Sebenarnya, program Transmigarasi sudah dihentikan pada masa reformasi, usulan pemerintah daerah sesuai UU Otsus. Perdasi program transmigrasi diatur dalam UU Otsus pasal 61 ayat 3, yang berbunyi 'Program transmigrasi harus dilakukan maksimal berdasarkan persetujuan Gubernur selaku kepala daerah yang menjalankan amanat UU Otsus Papua'.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Program transmigrasi yang dilakukan atas keinginan pemerintah propinsi pada tahun 2010 ini, itu diputuskan sejak tahun 2000 yang lalu karena dinilai terlalu sentralistik sehingga pada era Otsus Papua, semua program dikembalikan sesuai dengan kebutuhan Pihak tertentu. Dengan selama OSUS Pemerintah Propinsi, hasil kenyataan masih sebagai barometer dalam melaksanakan berbagai program pembangunan Daerah,&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Pemerintah Propinsi papua, yang rencananya akan disebarkan ke 15 kabupaten yang baru benar-benar membutukan dukungan semua pihak, Apakah wadah baru ini, bisa menjawab kesejatraan masyarakat?, namun apakah masyarakat setempat siap menerima dan menyesuaikan keterampilan yang dimiliki oleh penduduk transmigrasi? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Dalam coretan ini marilah kita membuka kembali dampak – dampak yang terjadi setelah transmigrasi di luncurkan dari Jakarta ( Ibu kota NKRI ), karena sekian banyak orang  papua meninggal akibatnya datang dari program transmigrasi tersebut, sehingga apapun program yang di canangkan dari pemerintah pusat maupun pemerintah Propinsi Papua ( Kaki tangannya NKRI ) harus segera disikapi secara serius seluruh elemen masyarakat adat, intelektual, dan tokoh – tokoh yang ada di tanah Papua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;Jika kita menerima transmigrasi maka dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat lokal. dan orang  - orang trans tersebut yang akan berperan dalam memusnahkan masyarakat adat, misalnya dulu pemerintah membuka program tersebut akhirnya memakan korban jiwa ( Orang Papua ), Penembakan terjadi dimana – mana seakan mereka ( TNI ) memburuh Binatang di hutan, dan sekarang bagaimana kita mencari solusi untuk menolak Transmigrasi tersebut karena Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar usai rapat koordinasi bidang transmigrasi di kantornya Kalibata Jakarta, mengatakan bawah “ Kita terus melakukan koordinasi dengan gubernur dan memberikan penyadaran kepada warga kita untuk menggali kekayaaan papua yang dahsyat itu," jadi intinya NKRI hanya menguras sumber daya Alam ( SDA ) Papua, bukan Menggali Sumber daya Manusi ( SDM ). Sekian....??? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-4324037895410749347?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='text/html' href='http://bataviase.co.id/detailberita-10552824.html' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/4324037895410749347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2010/04/transmigrasi-ke-papua-penduduk-asli.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/4324037895410749347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/4324037895410749347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2010/04/transmigrasi-ke-papua-penduduk-asli.html' title='Transmigrasi ke Papua,  Penduduk Asli Semakin Punah'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_G5_Eqd3KyrM/S81XG2lL8zI/AAAAAAAAANk/QOL1hJqL-3U/s72-c/onggok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-4556289539858262639</id><published>2010-04-19T19:38:00.000+09:00</published><updated>2010-04-19T19:54:13.918+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DIALOG'/><title type='text'>MASA PENANTIAN  DIALOG JAKARTA _ PAPUA</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_G5_Eqd3KyrM/S8w1Fi6rpcI/AAAAAAAAANc/0B6a9VmtiXA/s1600/yoo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 255px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_G5_Eqd3KyrM/S8w1Fi6rpcI/AAAAAAAAANc/0B6a9VmtiXA/s320/yoo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5461798817482122690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ones Madai*……Setelah mengikuti dan menyimak perkembangan wacana di kalangan tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan kaum intelektual  serta pejuang      ( aktivis ) yang tidak di sebutkan namanya, tentang perubahan politik perjuangan masalah Papua hingga kini merejalelah di Ras Melanesia tentang DIALOG JAKARTA – PAPUA. Sehingga wacana tersebut menjadi pro dan kontrak antara beberapa organ dalam Komite Perjuangan Pembebasan Papua Barat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div face="arial" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Wacana yang berkembang di masyarakat sangat signifikan sehingga para pemuka – pemuka, serta elemen yang terlibat langsung dalam konsep tersebut agar supaya perlu koordinasi dan menjelaskan secara detail  ke organ – organ  yang belum memahami dampak -  dampak wacana ( Dialog Jakarta – Papua) yang akan terjadi pada massa yang akan datang sambil memperhatikan dan memproteksi kondisi Papua Barat pada massa silam dan masa sekarang. Namun di balik itu timbul pertanyaan yang sangat akurat. Wacana tersebut berasal dari mana? Ketika Implementasi hal ini, Siapa – siapa yang terlibat langsung dalam dialog itu ? Apakah para aktivis saja yang terlibat dalam dialog ini ? atau ka, Ada koalisi Organ – organ perjuangan  Papua Merdeka ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jika dalam dialog tersebut hanya satu pranata yang terlibat maka akan ada bedah persepsi sehingga sebelumnya harus ada komunikasi yang jelas, walaupun wacana tersebut telah berkembang cukup lama dan telah terpublikasi lewat media, baik itu media masa, media elektronik dan lain – lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam dialog tersebut NKRI menjawab gagasan atau ide yang kita kemukakan ataukah NKRI monolog dari jakarta, yang tidak pernah di komunikasikan ke Papua Barat sehingga Negara Indonesia mengambil keputusan dengan mengeluarkan berbagai macam peraturan seperti, Peraturan pemerintah ini dan itu, Inpres ini dan itu dikeluarkan, Undang-Undang ini dan itu dikeluarkan intinya hanya satu yakni untuk diberlakukan di Papua Barat padahal di Papua sudah ada UU 21/2001 tentang OTSUS yang telah di luncurkan dari jakarta, sekalipun umurnya sembilan tahun namun Implementasinya tidak berjalan dengan efektif . Dialog jakarta -  Papua merupakan agenda nasional Dengan demikian ke depan Papua bisa lebih baik dalam arti Berdiri Sendiri ( Negara Merdeka ). Dengan dialog ini diharapkan akan tumbuh persepsi dan pemahaman yang sama dalam membangun bangsa Papua. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan kini Hari semakin gelap, manusia semakin hilang dari Bumi Cendarawasih, martabat dan Harga diri Bangsa Papua semakin di tindas kembalilah kepankuan tanah papua dan persatukan tali perjuangan, eratkan tali persaudaraan tidak di pandang dari ras, suku dan bangsa tapi kita adalah Ras Melanesia untuk meraih dan memperebut apa yang menjadi hak kita ( Bangsa Papua Barat ) dan kembalikan apa yang menjadi hak mereka ( NKRI ) sehingga dengan semangat dan kekompakkan dari semua elemen masyarakat untuk mendukung Dialog tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sebagai bahan renungan sejarah mencatat bahwa” ARI MUSTOPO ” seorang perancang PEPERA ia mengatakan bahwa : ” jika PAPUA mau merdeka maka pergi dan mengemislah ke Amerika atau pergi ke bulan dan buat salah satu pulau di sana ( Bulan ) agar kamu ( orang papua) bisa merdeka karena kami        ( NKRI ) tidak mencintai orang papua tapi mencintai tanahnya ( Tanah Papua beserta Sumber daya Alamnya)”. Sekian Opini Saya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-4556289539858262639?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/4556289539858262639/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2010/04/masa-penantian-dialog-jakarta-papua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/4556289539858262639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/4556289539858262639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2010/04/masa-penantian-dialog-jakarta-papua.html' title='MASA PENANTIAN  DIALOG JAKARTA _ PAPUA'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_G5_Eqd3KyrM/S8w1Fi6rpcI/AAAAAAAAANc/0B6a9VmtiXA/s72-c/yoo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-558592005513638106</id><published>2009-11-12T00:22:00.000+09:00</published><updated>2010-04-19T19:54:13.919+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DIALOG'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA'/><title type='text'>DIALOG  JALAN UNTUK MERDEKA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oleh : Natan Tebai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Ternyata manusia selalu menjujung tinggi nilai-nilai damai untuk memperoleh kesejahteraan dan kemakmuran  dalam hidup. Ketika kesejateraan dan kemakmuran serta rasa damai dalam hidup itu sengaja di hilangkan maka  harus lawan. Sangat bangga hati ketika melihat rakyat Papua yang sudah dan sedang berjuang  kurang-lebih 40 tahun untuk memperoleh kemerdekaan atas bangsa Melanesia, dearah, dan kekayaan dikelolah berdasarakan niat sendiri. Ketika sekarang malah terjadi di Papua sangat banyak tantangana dalam arena pemerintahan yang membabi-buta terjadi Pemekaran. segala lini dalam rana Pemerintahan di kuasai oleh bangsa MelaYU “ Orang Indonesia ” hanya bermotiv mengais kekayaan tanpa memiliki niat untuk membangun dan megembangkan sumber daya manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tawaran Otonomi Untuk Kesejateraan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak  tahun 2000 zilam dalam kongres di GOR Jayapura telah disepakati beberapa agenda pokok tangtang nasib bangsa papua, teringat hanyalah 1. orang papua bukanlah bangsa melayu namun orang papua adalah bangsa Melanesia perbedana ras tidak dapat disatukan, kemerdeakaan dan kebebasaan untuk bangsa papua harus ada bukti yang kogrit. Urai tersebut di lanjutkan ke Presiden Republic Indonesia B.J.Habibie untuk segera memberikan kemerdeakan yang sepenuhnya pada bangsa Melanesai di Papua Barat.  Tepat, 26 Februari 2000 asprasi Bangsa Papua di kemas rapi dan dibawa dalam suatu pertemaun resmi dengan Presiden RePublik Indonesai Serikat. Pada pokok pembahasan rakyat Papua datang mohon pamit dengan Negara Repubulik namun berhasil di lencengkan oleh Presiden B. J. Habibie, katanya “ Bangsa Papua Pulang dan Renungkan “. Ternyaata ungkapan tersebut mengandung makna simbolis yang amat mendalam membuat Rakyat Papua semakin di gilakan oleh Tsunami politik yang membabi buta dimana Team 100 di hadiakan  Special Autonomy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Era Otonomi Khusus ternyataa sangat jelas bahwa dimana setiap daerah di Papua ada pembunuhan, penculikan, penangakapan dan membludakanya penduduk transmigrasai menuju Papua, penguasaan lahan penduduk pribumi, rasa termarginalisasi diatas tanah, terjadi bencana kelaparan maha dasyat, wabah penyakit kolera, yang paling menyayat hati adalah terjadinya pemekaran di berbagai benua Papua. Papua berhadiahkan pecahkan konsentarasinya dimana adanya provinsi papua barat dan tidak terhitung kabupatena pemekarannya maha lebih tanpa memperhitungkan sumber daya manusianya unutk terusberkarya aatas ladangnya. Bnayk dirikan faksi unutk memecah bela persatuan dan kesatuan dalam memperjaungakan kemerdekaan di papua. Adanya politik adu domba antar rakyat papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hasil Refleksi Adalah Dialog&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merefleksikan semua itu maka tidak adanya kaum rohaniawan banyak bergumul unutk berdoa, kadang menyuarakan aspira rakyat terutama Bapak Zokrates Yoman gagasannya bagikan air yang mengalir sempat meresakan Republik ditambah lagi buku Sendius Wonda tetang Tengelamnya Rumpun Melanesia memalukan sekali bahwa buku  itu tidak di perkenan untuk jual beli dan dikonsumsikan oleh kaum awam padahal amat membantu memberiakn solusi “ Takut ” Lebih, mengencarkan buku “ Dialog Jakarka-Papua” yang di tulis langsung oleh Pastor DR. Neles Kebadaby Tebai secara panjang lebar menulis fenomena Marginalisasi, pelanggaran HAM, Bobroknya pendidikan, dan Pelayanan kesehatan amat mematikan kareakter. Seruanya dalam buku Dialog Jakarta-Papua “ Negara Rebublik Serikat agar segera adakan Dialog Nasional dimediasi negara ketiga “. Usulan Pastor Neles Tebai sangat kadang ada benarnya juga ada tidak benarnya karena setiap orang menanggapi dengan berbagai versi dan perssepsi yang berbeda. Inti dari buku “Dialog Jakarta-Papua “ adalah Pemerintah Rebulik Serikat dan Rakyat Papua harus duduk bersatu adakan Dialog bicara masalah Papua dan Pemerintah Jakarta mengenai masalah-masalah yang terjadi di Papua. Hal ini “ Dialog “ akan terjadi dengan mediasi pihak ke-tiga, Siapa ???? dalam statemen yang dikeluarkan oleh kogres Amerika sub komite Asia dan Pasifik Enni Faleomavega dan Sub Komisi Afrika Donald M. Payme. Dalam letter’S yang dikirimkan pada 7 Nopember 2009 untuk Presiden Rebublik Indonesia Susilo Bambang Yudoyono agar segera selenggara Dialog antar Pemerintah Indoensia Serikat dan Rakyat Papua yang dimediasi oleh pihak ketiga, menurut saya bisa jadi Negara-negara Adi Kuasa “ Amerika, Inggris, ataukah Siapa ???? “  Negara yang akan menjadi Mediator merupakan Negara yang memiliki jiwa Independenitas tidak memihak pada Negara Indonesia ataupun Negara Papua semua itu untuk dapatkan solusi sehingga tidak adanya pertenggaraan hanya karena perbedaan ideology “ kemerdekaan ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Siapa Peserta Dialog &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu dekat tidak salah tahun ini juga akan berakhir dan berakhirnya tahuan dekolonialisasi apakah benar akan terjadi dialog itu ? tapi kapan mungkin juga tahun depan. Pantas kita pikirkan sekarang bahwa Pemerintahan Indoensia Serikat telah membuat kuda-kuda untuk memecah-belakan persatuan dan kesatuan dimana membludaknya militeris di seluruh pelosok Papua akan membawa dampak positif bagi negara agar membunuh dan adakan intimidasi bagi rakyat Papua yang akan jadi peserta Dialog itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta atau anggota dialog itu bisa anggota dari DAP, PDP, OPM, dan kaum Pribumi. Harus hati-hati dalam memilih anggota dialog tersebut mesti segera disiapkan karean itu akan terjadi secara tiba-tiba kadang di luar batas kesadaran manusia. Anggota Dialog dalam arena Negara Indonesia Serikat juga sudah siapkan dan mencari orang yang akan dikutkan dalam Kongress Dialog tersebut. Orang Papua yang berjiwa Indonesia tidak pernah menghargai dan merasakan penderitaan rakyat pun sedang siapkan diri. Paling ditakutkan dan bahaya anggota atau peserta Dialog itu adalah orang Papua yang berjiwa Indonesia jika demikian apakah kemerdekaan yang dimpikan oleh bangsa Melanesia “Orang Papua “ akan terjadi ataukah orang Papua nekat hidup dalam arena pergulatan dan kepunahan sehingga kelak tinggal cerita ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Agenda Dialog &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam agenda Dialog tidak akan dibicara tetang kemerdekaan akan Bangsa Papua Barat karena bicara merdekaan pemernitah Indoensia Serikat akan rasa ngeri dan rasa aneh alasan mendasar adalah kesiapan akan Sumber Daya Manusia (SDM) Papua belum siap maka harus disipakan dulu. SDM yang ada sekrang banyak didikan Indonesia yang mentalnya Korupsi, Kolusi dan Nepotismr (KKN) punya nilai-Egosime yang sangat tinggi maka harus ada kesejateraan dan kemakmuran terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agenda yang akan masuk dalam Dialog adalah aksi-akasi militer yang melanggar Hak Asasi Manusia ( HAM ) , Aspek Ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan.  Infrastruktur tidak penting dibiarakan karena itu akan lakukan ketika rakyat Papua memperoleh kemerdekaan. Pembangunan yang diperagakan oleh Negara Indonesia serikat sekarang penuh dengan kepalsuan makanya bangunana itu selalu terkesan buang waktu, tenaga karena pembanguan bermotiv uang bukan bermotiv kwalitas. Mungkin juga ini masuk dalam istilah “ Evaluasi Otonomi Khusus “  karena essensi dari Otonomi Khusus ( OTSUS ) adalah empat aspek pokok tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="fullpost"&gt;Hasil Papua Ibarat Federal Ataukah Otorita &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sangat dikwatirkan Karena berbagai jurus yang diperagakan oleh Indoensia Serikat saat ini dikalagan Rakyat Papua adalah hasil pergumulan dari itu asalanya dari tokoh-tokoh Papua yang bermata uang seperti dikategorika dalam LSM, Peneliti-peneliti, Tokoh AGAMA, Tokoh Adat, tokoh masyarkat dan pemerintah. Banyak sekali issue yang disebar lusakan istilah Papua akan jadi otorita yang memiliki pemerintahan sendiri namun dibawa naungan pemerintah Indonesia Serikat ataukah Federal. Dalam pertemuan LSM, Pejabat Papua dan Tokoh OPM dengan Presiden itu selalu usulkan dua istilah itu. Kedua istilah tatap berjalan dengan istilah Otonomi Khusus dan didanai dari sumber Otonomi itu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Benar, Rakyat Papua mau merdeka sepenuhnya ? mungkin harus sabar melalu proses demi proses   walaupun itu melelahkan sekali tapi itulah proses katanya dalam kamu Indonesia “ Papua adalah dapurnya Indoensia “  rakyat Papua jangan buru-buru ingin merdeka siapkan SDM yang mapan dulu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="fullpost"&gt;Wajah Pemeirntah Federal Ataukah Otorita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setiap daerah yang dimekarkan guna mencari pendapatan dimana setiap orang dibukan untuk mencari Jabatan untuk korupsi uang dan menari-nari dalam alam kesenangan dengan habisakan dan lebih parahnya setiap dearah Suku-bangsa ingin memekarkan diri tana memiliki SDM yang mapan dan pengurasan kekayaan alam terjadi dan penghancuran kekayaan alam terjadi, manusianya mati karena penyakit, lapar, termarginal, setiap lini dikuasai sehingga suara merdeka dkuburkan dalam lingkaran kematian di samping itu yang lebih parah Papua sekarang dan kelak sudah dijadikan Daerah Operasi Militer (DOM) . &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 255, 51);" class="fullpost"&gt;kapan Papua Merdeka, ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tulisan ini sifatnay opini boleh dikritik bila ada kurang paham atau lebih paham ( Penulis adalah anak mahasiswa Fisip Uncen )  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-558592005513638106?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/558592005513638106/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2009/11/dialog-jalan-untuk-merdeka_11.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/558592005513638106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/558592005513638106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2009/11/dialog-jalan-untuk-merdeka_11.html' title='DIALOG  JALAN UNTUK MERDEKA'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-67733794857069013</id><published>2009-09-13T00:33:00.000+09:00</published><updated>2009-09-14T01:30:12.183+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEUTUHAN'/><title type='text'>Garuk waktu, Cungkil trauma</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oleh Kristian Madai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Hari terus berubah, tahun pun berganti ... banyak fenomena datang dan pergi dengan meninggalkan jejak sadis dengan segala teror dan horornya di dalam ingatan penderitaan orang asli Papua. Kenangan pahit yang tak terlupakan terus menghantui mereka, ketika berhadapan dengan realitas yang mengukirkan ratap tangis karena sanak saudara yang dibantai habis. Kenangan ini mengingatkan mereka pada pengalaman pahit di masa silam di mana tekanan militer membuat warga menjadi panik dan ketakutan. Mereka datang menculik, memerkosa, membunuh, dan menindas orang asli Papua sesuka hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ini benar terjadi anak” kata seorang kakek yang lagi berbaring di pinggiran perapian sambil menceritakan kisah penindasan militer di zamannya. Sambil membayangkan semua peristiwa ia bercerita ”orang Indonesia itu kami tidak pernah minta mereka datang, mereka sendiri yang datang. Mereka ambil tanah sembarang baru mereka bangun rumah. Saya heran mereka tidak merasa malu kalau tanah itu mereka curi. Sudah jadi pencuri tapi mereka belum puas. Mereka juga ingin bunuh orang. Kalian punya saudara-saudara itu banyak yang mereka bunuh. Saya heran !!! saya pun bertanya : ini manusia yang datang kah, setan yang datang ? kalau manusia pasti mengasihi sesama, tapi mereka tidak ada perasaan ... mungkin mereka binatang.” kakek itu terus bercerita sampai cucunya tertidur di atas pangkuannya. Ia lalu memperhatikan cucunya dan berkata ”anak kalian harus tahu sejarah. Semua yang terjadi sekarang ini bukan terjadi begitu saja. Semua yang terjadi sekarang juga bukan salah kami sebagai orang tua. Kami tidak tahu kenapa semua ini terjadi. Anak saya akan selalu berdoa, agar kalian kelak bahagia. Semoga kalian semakin jeli dan bisa memahami fenomena dan realita yang terjadi di dalam ruang dan waktu. Kalian selalu ada di dalam tangisan dan doaku.” setelah itu ia membaringkan cucunya, lalu berjalan keluar rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;di halaman depan rumahnya, ia berjumpa dengan seorang sahabat lama. Mereka berdua duduk sambil menceritakan semua fenomena yang terjadi. ”Sobat” sapa temannya ”akhir-akhir ini saya dengar militer banyak di Freeport itu kenapa? Saya dengar juga ada penembakkan di sana. terus kamu sendiri sudah dengar kah tidak ?” tanya temannya. Lalu kakek Jimi mulai bercerita ”Saya juga gelisah kawan, ketika dengar berita ini. Saya sendiri susah tidur, saya masih ingat peristiwa yang dulu-dulu itu. Saya sendiri jadi bingung mengapa mereka selalu memanaskan situasi. Saya kasihan kita punya anak-anak dan saudara-saudara yang selalu hidup dalam dekapan trauma. Mereka tidak salah tapi mereka dituduh sebagai pelaku. Dan kalau sudah dituduh sebagai tersangka, itu artinya mereka harus berada di dalam bui selama 25 – 50 tahun. Saya sering berpikir kalau begitu separuh hidup kita tidak bebas. Lalu apa gunanya alam yang luas ini, sungai-sungai yang indah, laut yang begitu kaya, gunung-gunung yang menjulang tinggi, hutan tempat kita berburuh, dan semua yang Tuhan beri untuk kita? Kita seperti ayam yang mati di atas tumpukan beras. Mereka datang bodohi kami, juga membunuh kami satu per satu supaya semua itu mereka bisa kuasai. Mereka pintar menciptakan masalah, lalu menuduh kami sebagai dalangnya. Buktinya Freeport. Ini bukti sobat.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Temannya hanya terdiam dengan pandangan matanya yang menerawang ke angkasa. Mereka berdua larut dalam keheningan. ”oh ... Tuhan !!” sahut temannya. Ia kemudian memegang pundak sahabatnya dan berkata ”kawan ....!!! ini kenyataan bukan mimpi. Ini bukan pelajaran di sekolan atau di kampus. Ini kenyataan sobat. Mereka di belahan dunia lain hidup enak. Mereka bisa menikmati kehidupan yang layak. Mereka bisa bersekolah sampai tinggi-tinggi, mempunyai pekerjaan yang layak, dan kesehatan yang baik. Lalu kita ini siapa ? apakah kita-kita ini bukan manusia, sehingga selalu diperlakukan kasar dan diberi stigma yang negatif ?” Kemudian kakek Jimi mulai berkomentar ”kawan ini bukan nasib. Ini bukan musibah yang Tuhan beri. Ini pekerjaannya iblis. Indonesia itu iblis. Kami tidak pernah merasa diri sebagai orang Indonesia. Mereka saja yang merasa begitu dan memaksa kami untuk menjadi Indonesia. Mereka memaksa kami karena kami mempunyai kekayaan alam yang subur dan kaya raya. Mereka dan negara-negara kapitalis lainnya hanya menginginkan kekayaan alam Papua, sedangkan manusianya tidak mereka perhatikan. Untuk Freeport mereka bekerja sama dengan 26 negara yang menanamkan sahamnya, dan di bantu 150 perusahaan pendukung dari luar negeri. Dulu ada 27 negara, tapi negara Norwegia tidak bergabung lagi. Dia keluar dengan mencabut sahamnya sebesar 260 Triliun rupiah. Bayangkan kawan uang sebesar itu ..!!” kawannya terheran-heran. Ia tidak percaya kalau ada negara lain dan perusahaan asing terlibat di dalamnya. ”sobat ....!!!” sahut temannya ”saya tidak percaya kalau freeport itu rupanya perusahaan besar ..!! dulu saya tidak tahu, tapi sekarang saya sedikit tahu.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kakek Jimi pun melanjutkan ceritanya ”benar sobat .... Freeport itu perusahaan besar. Akar masalah Papua adalah Freeport. Karena Freeport orang banyak jadi korban. Militer menjaga Freeport seperti anjing kapitalis. Mereka pintar mencari uang, dan mendehumanisasikan orang Papua. Cara mereka cari uang yaitu dengan buat kasus di Freeport, seperti yang terjadi sekarang ini. Mereka membunuh sesamanya termasuk orang bule, lalu menuduh orang Papua yang buat. Tujuan mereka yaitu agar orang Papua disalahkan dan dianggap sebagai pengacau keamanan. Untuk membuktikan itu mereka menangkap orang sembarang, lalu menuduhnya sebagai tersangka. Mereka pun berkerja sama dengan media massa untuk menyebarluaskan informasi. Jadi, Papua itu Militer punya tempat main-main. Indonesia senang mempermaikan Papua.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Mereka terus bercerita mengenai Freeport. Tiba-tiba mereka terkejut mendengar teriakan suara ”kakek Jimi .... kakek Jimi .... lihat matahari sudah terbit !!!” cucunya berteriak sambil menunjuk sang Bintang Fajar yang sedang merekah di ufuk timur. Mereka bertiga berdiri sambil menikmati indahnya mentari pagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-67733794857069013?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/67733794857069013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2009/09/garuk-waktu-cungkil-trauma.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/67733794857069013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/67733794857069013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2009/09/garuk-waktu-cungkil-trauma.html' title='Garuk waktu, Cungkil trauma'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-1973984930332198351</id><published>2009-09-12T03:04:00.000+09:00</published><updated>2009-09-12T03:13:22.150+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KATA MUTIARA'/><title type='text'>Jangan Mati Bersama Musik Anda</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_G5_Eqd3KyrM/SqqRn-rR5cI/AAAAAAAAALg/QvnR0Hz1s28/s1600-h/805_06_3730---Bass-Guitar_web.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_G5_Eqd3KyrM/SqqRn-rR5cI/AAAAAAAAALg/QvnR0Hz1s28/s320/805_06_3730---Bass-Guitar_web.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5380272820872930754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hanya ada satu kehidupan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bagi kita masing-masing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hidup kita sendiri &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;—Euripides&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Seorang musisi harus menciptakan musik, seorang seniman harus melukis, seorang penyair harus menulis, jika ia ingin merasa damai dengan dirinya sendiri. Apa yang seseorang bisa lakukan, harus ia lakukan. —Abraham Maslow&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini Anda tinggal di dunia yang seluruh sistem serta elemennya digerakkan oleh satu dengan yang lainnya. Masing-masing bagian di dalam dunia ini tidak bisa hidup sendiri, semua saling bergantung satu dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;At top of that&lt;/span&gt; ada Daya yang sungguh luar biasa yang mengatur semuanya, yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa. Dia menjalankan semua elemen itu dengan seimbang dan sangat sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu Anda ketahui juga bahwa, Anda dan kita semua adalah bagian sistem yang bergerak itu. Anda merasa bahwa Anda adalah sistem yang paling penting dari seluruh yang ada di jagad raya ini. Sebetulnya tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda muncul di dunia juga adalah bagian dari proses sistem yang sangat rumit itu. Tepat waktu, pada tempat yang sesuai dan dengan cara yang sudah ditentukan dengan benar oleh Dia Yang Maha Kuasa.&lt;span class="fullpost"&gt;So what? Saya ingin mengajak kepada Anda bahwa di dunia ini tidak ada yang tidak pas. Mungkin Anda merasa bahwa pekerjaan, keluarga, isteri, anak dan suasana yang Anda jalani tidak pas menurut logis Anda. Tapi tidak kawan, semua itu sudah terdetailkan oleh sistem rumit itu. Dan tidak ada yang luput dari perhatiannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Semua yang dari awal hingga akhir nanti semuanya sudah didesain sedemikian rupa sehingga selaras dengan jalannya sistem detail yang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Semua telah selaras, tepat dan sudah dapat dipastikan semuanya sesuai dengan hukum kemauan-Nya. Tinggal tugas Anda lah saat ini untuk memainkan peran Anda dengan optimal mungkin. Jangan sia-siakan peranan Anda itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sehingga, menyesali apapun yang terjadi di Anda atau sekeliling Anda tidaklah ada artinya sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-1973984930332198351?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/1973984930332198351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2009/09/jangan-mati-bersama-musik-anda_11.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/1973984930332198351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/1973984930332198351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2009/09/jangan-mati-bersama-musik-anda_11.html' title='Jangan Mati Bersama Musik Anda'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_G5_Eqd3KyrM/SqqRn-rR5cI/AAAAAAAAALg/QvnR0Hz1s28/s72-c/805_06_3730---Bass-Guitar_web.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-6888382613414441509</id><published>2009-03-11T11:02:00.000+09:00</published><updated>2009-03-11T11:13:10.758+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BAIT - BAIT PUISI'/><title type='text'>BAIT – BAIT PUISI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Melodi Cinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awal hari itu&lt;br /&gt;Wajahmu begitu erat dibenahku&lt;br /&gt;Gerakan jeramimu seperti memainkan&lt;br /&gt;Melodi yang indah buatku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                           Aku….&lt;br /&gt;                           Sangat terpesona&lt;br /&gt;                           Saat kita bertemu di bangku SMA&lt;br /&gt;                           Namun rinduku selalu mengebu&lt;br /&gt;                           Untuk membiaskan isi hatiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadangkala seruanku&lt;br /&gt;Melewati rintangan dan godaan&lt;br /&gt;Tak apalah isi hatiku&lt;br /&gt;Bisa biaskan melalui gelombang suara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                           Setiap waktu aku berfikir&lt;br /&gt;                           Setiap malam aku merenung&lt;br /&gt;                           Akan arti cinta sejati yang engkau&lt;br /&gt;                           Berikan padaku&lt;br /&gt;                           Kaulah wanita sejatiku ( &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;for You Mer.M &lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jeritan Hati&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Malam semakin mencekam&lt;br /&gt;Awan hitam enggang berderat&lt;br /&gt;Seakan turut menangis&lt;br /&gt;Betapa kelabunya nasib negeriku&lt;br /&gt;Hanya sepotong doa terucap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                       Tuhan berikanlah kekuatan bagiku&lt;br /&gt;                       Untuk tabah menghadapi cobaan ini&lt;br /&gt;                       Penculikan, pembunuhan, korupsi, dan manipulasi&lt;br /&gt;                       Seakan menjadi hal yang wajar di tanah kami&lt;br /&gt;                       Hukumnya sebuah permainan biasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimanaka keadilan yang kami dambahkan&lt;br /&gt;Dunia segang menutupi mata telinga&lt;br /&gt;Kemana ka mencari keadilan yang hakiki&lt;br /&gt;Adakah orang yang murah hati&lt;br /&gt;untuk mengerti hal ini&lt;br /&gt;Namun semuanya khayalan belaka&lt;br /&gt;Aku ingin bebas bersama ras Melanesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-6888382613414441509?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/6888382613414441509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2009/03/bait-bait-puisi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/6888382613414441509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/6888382613414441509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2009/03/bait-bait-puisi.html' title='BAIT – BAIT PUISI'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-161863658487191919</id><published>2009-01-16T21:55:00.000+09:00</published><updated>2009-03-11T11:13:55.931+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEUTUHAN'/><title type='text'>Keutuhan Diri Manusia Papua</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Oleh : Kristianus Delgion Madai &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berdiam di tengah belantara&lt;br /&gt;Aku tidak melarikan diri&lt;br /&gt;Aku hanya tak suka ketika aku dilihat sebagai binatang&lt;br /&gt;Aku tak mau manusia menentukan hidup – mati ku&lt;br /&gt;Aku sungguh menghargai diriku&lt;br /&gt;Aku tahu bahwa aku manusia yang mempunyai “jati diri”&lt;br /&gt;Jati – Diriku terukir indah di atas tanah leluhurku&lt;br /&gt;Harapanku :&lt;br /&gt;Biarkanlah aku menjadi dan menentukan&lt;br /&gt;Bahkan dengan kehendak bebas yang ada padaku&lt;br /&gt;Biarkanlah aku menetapkan siapa diriku sendiri&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;_ Kristianus Delgion Madai_&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kehidupan manusia Papua menyatuh utuh dengan Tanah Leluhurnya. Di atas Tanah Leluhurnya ia dapat berpikir dengan tenang, dan merancang masa depannya untuk hidup. Di atas Tanah Leluhurnya ia bergerak. Gerak itu terus mengalir dan menghantarnya menemukan berbagai potensi yang terpendam di dasar budi dan nuraninya. Gerak itu membawa ia pada sebuah permenungan dan refleksi yang mendalam terhadap berbagai fenomena alam sekitar, sosial-kemasyarakatan, hubungan baik Roh Pelindungnya, dan juga terhadap keutuhan dirinya sendiri. Ia merasa aku sebagai bagian dari semesta Papua yang dihargai dan dilindungi bunda pertiwi yang terus membimbing dan memperkelkan aku tentang “dunia”. Di atas Tanah Leluhur inilah jati-diri manusia Papua itu terukir indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Di atas tanah leluhurnya ia semakin memahami dan menyadari totalitas hidup yang kesemuanya itu membentuk keutuhan jati dirinya. Hidup itu menjadi penuh karena keutuhan hidup itu dilihat secara luas dan mendalam terhadap realitas yang ada disekelilingnya. Realitas di sini nyata di dalam kehidupan alam, sesama, dan realasi intim manusia Papua dengan roh pelindungnya. Jadi, jati diri manusia Papua semakin nampak ketika ia menyadari dirinya di hadapan alam semesta, sesama, dan roh pelindungnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Alam merupakan jantung kehidupan manusia Papua. Manusia Papua berelasi dengan alam seperti berelasi dengan dirinya sendiri. Semua yang menjadi hidup pada dirinya bersumber dari alam. Alam menyediakan beribu-ribu tanda yang memampukan dia untuk merefleksikan tiap fenomena demi “kehidupan baik” yang menjadi idamannya. “Kehidupan Baik” merupakan suatu motivasi manusia Papua dalam memaknai hidup secara utuh dan penuh. Ia mencoba menjaga keseimbangan dan keharmonisan hidupnya melalui kontak dengan alam. Untuk mencapai hidup baik itu, maka manusia harus bergerak. Mengapa harus bergerak? Karena yang tidak bergerak adalah mati. Jika mati maka, kata orang Kristen “biarkanlah orang mati menguburkan orang mati”. Terlepas dari pandangan Kristen, orang Papua menyadari bahwa hidup ini harus digerakkan. Gerak dari hidup itu nampak ketika manusia Papua berkontak dengan alamnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Apa itu kontak dengan alam? Kontak dengan alam yaitu menggabungkan seluruh keutuhan totalitas jiwa dalam sebuah relasi intim antara manusia dan alam. Dalam rutinitas kerja harian, manusia Papua menyatu dan masuk dalam kerja yang dilakukannya. Ia meresapi tiap kegiatannya secera penuh dan mendalam. Semua yang ada padanya diwujud-nyatakan melalu tindakan interaksi. Ia membutuhkan alam dengan segala potensi yang ada padanya, sebaliknya alam menyediakan berbagai kebutuhan yang dibutuhkan manusia Papua. Relasi timbal balik ini ada begitu saja dan tak terbantahkan karena manusia Papua menyadari bahwa sesuatu yang menjadi kekurangannya akan diper-lengkapi oleh alam. Menyadari akan kekurangannya, manusia Papua mengagungkan alam sebagai MAMA yang memberi, MAMA yang memelihara, MAMA yang melindungi, dan MAMA yang ....seterusnya. Berbagai penghargaan diberikan kepada alam dalam bentuk ungkapan pujian sesuai dengan konteks pergumulannya. Manusia Papua menyadari bahwa ia lemah dan tidak mampu seorang diri menjalani kehidupan ini. Untuk itulah ia bergandengan bersama alam sebagai sumber dan mewujudkan seluruh impiannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Mengatakan Papua bagi manusia Papua sama dengan mengatakan diri manusia Papua, alam, sesama dan roh pelindungnya. mengapa? Karena ketiganya itu satu dan tak terpisahkan. Orang tidak bisa hanya mencintai alamnya saja dan membenci manusia Papua. Atau, mencoba membunuh manusia Papua dengan berbagai cara untuk menguasai alam Papua. Karena mengusai alam tanpa melibatkan manusia Papua sama dengan mengurangi harga diri dari Papua itu sendiri. Siapa itu manusia Papua? Manusia Papua adalah manusia yang mendiami bumi Papua yang seutuh darah dan jiwa menyatu dengan alam, ikatan dengan sesama berdasarkan aliran darah, dan yang menyatu dengan roh pelindungnya. Kesatuannya dengan alam kan dipertahankan meskipun ia berada di tanah perantauan atau dilahirkan di luar tanah leluhurnya. Ingatan akan tanah leluhurnya akan terus diulangi dan berkumandang di dalam sanubarinya. Ia kan semakin hidup ketika kembali (mengadakan perjalanan suci) ke tanah leluhurnya. Ketika kembali ke tanah leluhurnya ada beberapa ritus suci yang harus di lakukan. Hal ini penting agar ia bersatu dengan alam, sesama, dan roh pelindungnya. Tanah leluhur akan terus memanggilnya. Tanah leluhur akan terus merangkulnya untuk selalu dekat dan berada dalam belaian kasih sayangnya. Itulah sebabnya manusia Papua selalu memanggil tanah Leluhur sebagai MAMA yang memberi hidup dan harapan baru untuk menatap masa depan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-161863658487191919?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/161863658487191919/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2009/01/keutuhan-diri-manusia-papua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/161863658487191919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/161863658487191919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2009/01/keutuhan-diri-manusia-papua.html' title='Keutuhan Diri Manusia Papua'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-2278861354057618056</id><published>2008-12-14T12:42:00.000+09:00</published><updated>2008-12-14T12:46:28.035+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sumber Daya Manusia ( SDM )'/><title type='text'>PAPUA MEMBUTUHKAN SDM YANG HANDAL</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oleh : Madai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam era globalisasi mempunyai dampak yang sangat kuat terhadap manajemen sumber daya manusia dan skillnya. Fenomena social masa kini dan masa depan dalam era ini, yang sangat menentukan adalah sumber daya manusia dan skill. Sumber daya manusia dan skill merupakan modal dan kekayaan terpenting dari kegiatan manusia. Manusia sebagai unsur terpenting, mutlak, dianalisis dan di kembangkan dengan cara tersebut, waktu, tenaga, dan kemampuannya, benar – benar dapat di manfaatkan secara optimal bagi kepentingan umum maupun kepentingan individu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa melanesia merupakan salah satu propinsi yang terletak di ufuk timur indonesia dengan sumber daya manusia dan skill yang relatif rendah di bahwa standar ketuntasan. namun, sumber daya alam ( SDA ) yang berada dalam perut bumi cenderawasih sangat bervariasi dan beraneka ragam seperti emas, tembaga, perak dll, dan sering di juluki juga sebagai pulau yang terkaya dengan kata lain, dapur Indonesia secara khusus dan dapur Dunia secara umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Untuk mengolah dapur dunia tersebut bangsa melanesia harus benar – benar mempersiapkan sumber daya manusia ( SDM ) yang mapan dan keterampilan ( SKILL) yang sangat harus berkompoten di dalam bidang yang di tekuni sehingga solusi untuk orang melanesia akan terwujud dan tercapai sesuai keinginan dan kemauan bangsa Melanesia itu sendiri. Namun untuk mewujudkan impian tersebut bangsa melanesia benar – benar punya semangat, motivasi, dan keinginan yang tinggi terhadap perkembangan yang sementara merajalelah di muka bumi baik dalam bidang yang tekuni maupun yang bukan merupakan bidangnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam era global ini orang melanesia harus pintar – pintar mencari solusi untuk mempersiapkan sumber daya manusia ( SDM ) dan keterampilan ( SKILL) yang berorientasi ke masa yang akan datang supaya kedepannya agar orang melanesia sendiri yang intervensi di alam cenderawasih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Untuk mengolah sumber daya alam ( SDA ) tersebut dalam lingkungan hidup orang melanesia harus menciptakan interaksi yang baik dan berkesenambungan sehingga di antara kita sendiri ( orang papua ) akan selalu keseimbangan. Keseimbangan demikian boleh akan tergantung pada kerja sama dari semua lapisan bangsa melenesia baik itu lembaga pemerintahan, swasta, maupun lembaga dari kemasyarakatan artinya jika ada intervensi dari pihak – pihak yang berwewenang maka sumber daya alam akan di olah secara benar sehingga hasilnya akan merata sampai ke kalangan masyarakat yang jelata dan tertindas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Menurut kepahaman orang non – papua, negeri melanesia adalah negeri yang kaya dan beraneka ragam sumber daya alam ( SDA ) yang di miliki oleh orang melanesia, namun hal tentang Negeri yang kaya yang di ungkapkan oleh non - Papua tersebut, untuk kepribadian manusia papua sebagai anak kaum kulit hitam dan rambut keriting dari bangsa melanesia, tidak ditanggapi dengan serius, karena sumber daya alam yang di nikmati adalah orang – orang non – Papua dan orang – orang melanesia yang bersifat elit politik sehingga adanya sumber daya alam di papua tidak dirasakan oleh masyarakat yang berdomisili di dusun – dusun dan kampung – kampung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="fullpost"&gt;Peran Kaum Intelek Dalam Perkembangan Bangsa Melanesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dengan berkembangnya zaman – zaman yang modern, maka di tinjau belahan dunia yang berkembang saat ini, baik itu negara maju maupun negara berkembang pada prinsipnya mereka persiapkan sumber daya manusia dan ketrampilan yang mapan sehingga untuk pengelolahan tidak di libatkan orang – orang dari negara lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Untuk membangun negeri melanesia, kaum intelek yang merasa terpanggil benar – benar harus mempersiapkan sumber daya manusia dan skillnya dalam bidang yang di miliki dan di tekuni saat perkuliahan atau kursus, sehingga ketika anda ( kaum Intelek ) turun lapangan ( TURLAP) menjadi orang yang berkompoten dan bisa mengaplikasikan di kalangan masyarakat melanesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Akhirnya sebagai kaum intelektual, marilah kita tekuni prospek belajar kita semoga apa yang kita tekuni menjadi dasar ilmu bagi kita secara khusus, dan dasar ilmu bagi bangsa melanesia secara umum, sehingga anda ( kaum intelek) yang mengubah dan mengolah bumi cenderawasih untuk generasi yang mendatang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-2278861354057618056?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/2278861354057618056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/12/papua-membutuhkan-sdm-yang-handal_1752.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/2278861354057618056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/2278861354057618056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/12/papua-membutuhkan-sdm-yang-handal_1752.html' title='PAPUA MEMBUTUHKAN SDM YANG HANDAL'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-982068983503290576</id><published>2008-11-04T00:29:00.000+09:00</published><updated>2008-12-12T19:09:19.598+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='EKOLOGI'/><title type='text'>EKOLOGI PAPUA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Oleh Madai*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt; Hallo......!!!! teman – teman...........seperjuangan...... kamu tauh nggak  sementara yang menjadi isu terbesar di dunia dan secara khusus Di indonesia lebih spesifik lagi di papua.......masalah yang sangat serius di hadapi di belahan dunia kadang kala kita anggap sebuah fenomena yang begitu saja lewat di hadapan mata manusia namun jangan terlalu repot – repot untuk membacanya, karena apa....???? ada dehh.......ini jurusanku.....yang saya mencoba untuk menuangkannya, tapi ingat eh.....jika ada yang kurang beres tolong yaa, komentar saya......makasi atas komenmu...... aku tunggu yaaa......!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam perkembangan era – globalisasi, salah satu isu global yang sangat penting dan mendapat perhatian serius adalah masalah lingkungan ( environmental problems). Masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan pemerintah baik daerah yang maju maupun yang sedang berkembang telah dan terus memberikan perhatian terhadap masalah lingkunganan bahkan dunia atau negara –negara yang sedang berkembang pun memberikan perhatian yang serius terhadap masalah ekosistem . Disadari bahwa pengelolaan sumber daya alam ( natural resources )  yang berorientasi pada ekonomi tidak saja membawa efek positif, tetapi juga dampak negatif bagi umat manusia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bolongnya lapisan ozon dan peningkatan panas global,( global warming ) menyebabkan perubahan iklim ( climate change ) merupakan contoh nyata dampak pengelolaan lingkungan yang ekploratif untuk mencapai pertumbuhan ekonomi,(  economic growth )  yang setingginya. Belajar dari pengalaman masa lalu dan fakta yang ada saat ini, maka baik negara maju maupun negara berkembang pada tahun 1987 melalui world commission on environment and development (brundtland commission) dalam bukunya Our Common Future mencoba memperkenalkan konsep pembangunan yang disebutnya pembangunan berkelanjutan  (sustainable development )  yaitu suatu pembangunan yang dapat memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk mencukupi kebutuhan mereka (Mitchell, Setiawan &amp;amp; Hadi., 2000).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Konsep ini mengamanatkan agar dalam pelaksanaan pembangunan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di negara masing-masing tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi semata tapi juga secara sadar dan rasional benar-benar memperhatikan kelestarian lingkungan ekosistem serta tetap memperhatikan kebutuhan sekarang dan generasi yang akan datang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Kondisi pembangunan kota yang sangat cepat proses perkembangannya,  sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan populasi (manusia) akibat urbanisasi, terutama pada kawasan Indonesia pada umumnya dan Propinsi Papua pada khususnya yang di pacu oleh pembangunan fisik sarana dan prasarana kota yang merupakan daya tarik sekaligus daya dorong bagi para warga yang ingin memperoleh peluang kehidupan lebih baik. Peningkatan jumlah penduduk yang tinggal di perkotaan membawa implikasi yang sangat besar bagi perkembangan dan penataan kota  sehingga para perencana konsisten untuk mengelolah dan mengembangkan ekosistem dalam penataan ruang perkotaan tanpa merusak tumbuhan di sekitar kita dalam arti melindungi dan menjaga biotic maupun abiotik . &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pelestarian dan pegembangan ekosistem dalam penataan ruang perkotaan  secara sinergi dari berbagai pihak baik itu dari pihak negeri, swasta, maupun masyarakat, sehingga menimbulkan suatu satu - kesatuan yang bisa meningkatkan kerja sama yang baik antara pihak – pihak tersebut sehingga lingkungan sekitar kita akan terwujud kota yang berwawasan lingkungan hidup. berbagai fasilitas dan ruang terbuka untuk kawasan  di perkotaan sangatlah mutlak. Karena semakin banyaknya fasilitas yang disediakan oleh kota akan mempengaruhi banyaknya orang tertarik pada kota tersebut. Pembangunan yang sangat cepat terkadang tidak diimbangi dengan pelestarian dan pengelolahan ekosistem sarana penunjang fasilitas fisik kota. Pengelolahan dan pengembangan ekosistem dalam penataan ruang perkotaan Papua adalah sebuah bentuk kewajiban dari pemerintah daerah untuk masyarakat setempat. Semakin tingginya pertumbuhan penduduk dan aktivitas kota yang semakin banyak dan beragam mengakibatkan permintaan kebutuhan lahan semakin meningkat, sementara itu luasan lahan kota yang tersedia cukup terbatas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dengan fakta yang terjadi seperti itu menimbulkan ketidak seimbangan antara ekologi dan degradasi lingkungan kota jika pengelolaan ekosistem  tidak mendapat perhatian yang serius. Penyediaan ruang terbuka hijau di Propinsi Papua yang sepadan dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitas kota sangatlah penting. Karena akan membentuk lingkungan kota yang sehat, nyaman dan produktif , hal ini akan memberikan rasa nyaman bagi penduduk yang berdomisili di Propinsi Papua untuk masa sekarang dan masa  yang akan datang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-982068983503290576?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/982068983503290576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/11/ekologi-papua-oleh-madai-hallo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/982068983503290576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/982068983503290576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/11/ekologi-papua-oleh-madai-hallo.html' title='EKOLOGI PAPUA'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-2980072326105108693</id><published>2008-10-31T02:20:00.000+09:00</published><updated>2008-12-12T19:10:19.978+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='EKOLOGI'/><title type='text'>ALAMKU PAPUA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oleh Madai*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“Ketika Hutanku yang terakhir di tebang habis.......!!!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“Ketika tanahku yang terakhir di jual habis.........!!!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“Ketika sungai &amp;amp; danauku yang terakhir tercemar........!!!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“Ketika Alamku yang terakhir rusak........!!!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“Ketika mata airku yang terakhir kering… Kini………!!!! “&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;tinggallah air mata yang bercucuran di pipi………………!!!! dan generasi yang akan datang akan kemana……..????&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Sumber Anonim_madai, oleh pekei titus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;Coba kita kajikan, renungkan dan simak secara mendetail hal kecil atau beberapa tulisan kalimat pendek yang terlampir di atas ini, kita sebagai kaum kulit hitam dari ufuk timur Indonesia apa yang kalian rasakan dalam benah anda,??? Secara khusus untuk pribadiku, saya merasa sangat terpukul hati, dan memikul beban yang berat       ( jangan kirain klu saya memikul batu gitu loh…), karena dari kalimat ke kalimat mengandung arti yang multidimensi mulai dari perkembangan orang papua yang selalu di bodohi dan tertindas sampai pada environmental problem’s yang mana seenaknya mengambil barang milik orang lain tanpa di ketahui masyarakat local atau masyarakat setempat yang sinergi dengan kaum kapitalis local     ( putra daerah papua yang kaki tangannya kaum kulit putih hanya mencari kertas yang lambangnya RUPIAH ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;Secara orisinal papua sementara ( bukan lagi sementara tapi selamanya jika kaum intelek dari papua tidak mengintropeksi diri terhadap alamnya ) yang menjadi ibu dapur beberapa belahan Negara di dunia lagi pula Papualah yang menjamin ekonomi secara makro di wilayah Indonesia. Jika di kajikan berapa besar persent hasil bumi      ( sumber daya alam) di jual ke luar negeri dan itupun hanya melengkapi pengaturan ekonomi dalam rumah tangga Indonesia, sehingga masyarakat yang punya hasil di transisikan seakan – akan hasil daerah di jadikan milik umum, boleh – boleh saja di katakan milik umum karena dalam system pemerintahan Indonesia selalu mengikat dengan berbagai macam Undang – Undang yang tiap tahun selalu di revisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;Untuk melawan arus yang melanda secara global ini papua pada umumnya, dan pada khususnya generasi muda papua harus punya komitmen untuk mencapai solusinya, namun dalam menempuh jalan keluar isu tersebut kita harus persiapkan etika dan moralnya walaupun generasi muda papua punya solusi namun tidak di sertai dengan etika dan moral akan hasil akhirnya mengalir le aliran global yang menyesatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;Tiap malam selalu saja ku termenung dalam fikiran. Untuk memikirkan apa yang terjadi pada dua puluh tahun mendatang, apakah ekositem papua akan stabil seperti sekarang waulaupun di ambil oleh orang lain ??? apakah generasi yang akan datang menikmati adanya air, lingkungan yang sehat, udara yang segar dan ekosistem yang beraneka ragam ??? untuk memecahkan hal – hal tersebut kaum mudah harus punya komitmen untuk keluar dari segala penindasan. SALAM KOMPAK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-2980072326105108693?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/2980072326105108693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/10/alamku-papua-oleh-madai-ketika-hutanku.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/2980072326105108693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/2980072326105108693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/10/alamku-papua-oleh-madai-ketika-hutanku.html' title='ALAMKU PAPUA'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-2207335185820004186</id><published>2008-10-24T22:35:00.000+09:00</published><updated>2008-12-12T19:11:22.602+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAPUA'/><title type='text'>KEMAJUAN INFRASTRUKTUR DI PAPUA  ADAKAH KETERLIBATAN MASYARAKAT…???</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oleh Madai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Otonomi khusus telah hadir dikalangan masyarakat Papua tujuh tahun yang silam, di samping itu melalui arus tersebut telah membawa efek – efek baik dan buruk yang bisa mengakibatkan dampak yang sangat serius dalam kemajuan pengembangan dan pembangunan di lingkungan setempat sehingga arus tersebut mengalir dengan drastis di kalangan masyarakat, Otonomi Khusus bagi Papua harus diartikan secara benar, jelas, dan tegas sejak awal karena telah terbentuk berbagai pemahaman /persepsi yang berbeda-beda bahkan negatif mengenai Otonomi Khusus di kalangan rakyat Papua&lt;span class="fullpost"&gt;Pengalaman pahit yang dialami oleh rakyat Papua dalam masa pemerintahan Orde Lama dan Orde Baru, yang juga memperlakukan daerah Papua sebagai suatu daerah otonomi, telah membuat rakyat Papua sudah tidak percaya lagi terhadap Otonomi Khusus yang ditawarkan oleh Pemerintah RI.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Untuk menjawab pertanyaan yang terterah pada topik di atas kita butuh kajian yang sangat serius, lagi pula perlu melibatkan berbagai bentuk komponen atau melibatkan orang yang berkompoten dalam ilmu yang dia tekuni karena perpekstif ilmu pengetahuan individu sangat berbeda tanggapan dan pemahamannya, mengapa saya tulis melibat dari berbagai elemen, karena dalam ilmu yang saya tekuni ( Planologi ), disana ia membahas berbagai macam bentuk tipologi masyarakat, baik itu dari masyarakat desa swakarya, swadaya, swasembada sampai pada masyarakat perkotaan dan hingga fenomena kehidupan masyarakat di lingkungan perkotaan maupun perdesaan yang mempunyai ciri khas dan karakteristik yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Analisis melalui ilmu yang saya tekuni yaitu planologi ( jangan fikir kalau saya ahli planner gitu loh...) keterlibatan masyarakat dalam perencanaan pembangunan dalam suatu daerah itu sangat di harapkan tapi realitas kondisi di lapangan, masyarakat di jadikan suatu objek padahal, jika kita analisa keadaan suatu daerah baik topografi, demografi, bahkan daerah erosi yang lebih mengenal adalah masyarakat setempat, lagi pula hal untuk melibatkan masyarakat setempat itu juga telah di atur dalam beberapa buku yang terbitan – terbitan baru salah satu contoh buku adalah Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional ( SPPN ). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam buku SPPN ini telah mengklasifikasikan berdasarkan keterlibatan di suatu bidang dalam penyusunan program kerja. Program kerja yang sering di gunakan dalam menyusun master plan adalah di antaranya pendekatan politik, teknokratik, partisipatif, top - dow dan buttom – up. Dengan memperhatikan pendekatan – pendekatan tersebut maka penulis lebih menguraikan pendekatan partisipatif karena dalam proses ini akan melibatkan komponen – komponen yang berdomisili di kalangan lingkungan setempat. Komponen – komponen yang saya maksud adalah masyarakat yang berdomisili di kawasan tertentu dan melakukan aktivitas sesuai dengan kemauan / kemampuan mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pendekatan partisipatif adalah di mana dalam penyusunan program kerja ada keterlibatan dari berbagai elemen / komponen, baik itu elemen LSM, masyarakat, dan pemerintah setempat ( baca SPPN ). Nah...dari uraian ini untuk menciptakan suatu daerah yang nyaman, aman, damai dan produktif hingga jadikan daerah yang berkelanjutan butuh intervensi dari elemen - elemen tersebut, namun pantauan saya dalam era – perkembangan ini pemerintah daerah lebih tendensi mengambil keputusan sendiri. Untuk mengambil kesimpulan ini boleh – boleh saja pemerintah daerah melakukan hal - hal seperti itu karena di daerah PEMDA sebagai stakeholders, tapi untuk keterlibatan masyarakat dalam menyusun program kerja merupakan salah satu kerja yang sangat efektif dalam menyukseskan pembangunan yang berkelanjutan menuju kota idaman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-2207335185820004186?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/2207335185820004186/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/10/kemajuan-infrastruktur-di-papua-adakah_24.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/2207335185820004186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/2207335185820004186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/10/kemajuan-infrastruktur-di-papua-adakah_24.html' title='KEMAJUAN INFRASTRUKTUR DI PAPUA  ADAKAH KETERLIBATAN MASYARAKAT…???'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-9180329540374661060</id><published>2008-10-22T23:43:00.000+09:00</published><updated>2008-12-12T19:12:20.101+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMEKARAN'/><title type='text'>LAYAK KA.....!!! KABUPATEN DEIYAI DI MEKARKAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bingkiskan untuk Pro dan Kontra Pemekaran Kabupaten Deiyai&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oleh Madai*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Hidupku ini selalu saja berada dalam berbagai macam masalah, baik itu masalah social, politik, budaya dan masalah ekonomi. Saya sangat terima dengan lapandada jika  masalah tersebut yang di rasakan adalah diriku saja namun yang di rasakan adalah kalayak banyak masyarakat yang tidak tauh berbuat apa - apa, di daerah papua pada umumnya dan kabupaten deiyai pada khususnya yang sementara lagi ancang – ancang untuk menunggu surat keputusan menteri dalam negeri                ( MENDAGRI ) untuk di mekarkan tapi layak ka kabupaten deiyai di mekarkan....???.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pemekaran daerah telah terjadi di tanah papua dengan jumlah yang sangat dasyat dan sangat besar, di samping itu dalam pemekaran tersebut telah terjadi kesenjangan antara pro dan kontra baik itu elemen masyarakat, mahasiswa, LSM dan para birokrat yang mengejar jabatan kursi pemerintahan di suatu daerah yang di mekarkan, namun perpekstif maupun tanggapan dari berbagai elemen tersebut sangat berbeda jauh, lagi pula persaingan antara ilmu – ilmu yang mereka tekuni maupun ilmu yang di terima dalam perkuliahan, diskusi, seminar, maupun sosialisasi antara perorangan.tidak selalu seimbangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Distrik Tigi yang terletak di kota tua masa belanda pinggiran danua tigi Kabupaten Paniai adalah wilayah yang sangat strategis untuk di mekarkan di lihat dari kondisi geografis daerah setempat namun yang perlu kita ketahui dan kita kajikan adalah untuk mekarkan suatu daerah tidak tergantung pada kondisi geografis tapi termasuk multidimensi baik itu dari kesiapan SDM masyarakat sampai pada perubahan masyarakat desa terhadap era – global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam tulisan ini saya tendensi dengan kajianku sehingga segala yang ku pendamkan dalam hatiku saya biaskan melalui tulisan ini. Dampak – dampak yang terjadi dalam pemekaranpun saya sajikan baik itu dampak negative maupun dampak positif, namun disiplin ilmu yang di tekuni perseorangan berbeda maka dari itu anonim maupun sinonim dari tulisan ini tinggalkan komentar anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dampak yang terjadi masa kini adalah orang sering mengharapkan imbalan, orang akan berbuat dan bekerja sekuat tenaga jika imbalan yang di harapkan melebihi permintahan yang di  inginkan dan proses kerjapun secepat mungkin ia akan menyelesaikan tanpa melihat hasilnya yang memuaskan atau tidak memuaskan target yang di inginkan sehingga dalam konteks ini kita kajikan dengan masalah pemekaran maka ada beberapa elit politik yang merasa bahwa, pemekaran adalah solusi untuk menyelesaikan dan menyukseskan suatu problema namun pemikiran tersebut tidak fundamentalis hanya menganyutkan masyarakat ke era – global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Di satu sisi pemekaran sangat bermanfaat untuk perkembangan infrastruktur di daerah yang di mekarkan namun melihat kondisi yang terjadi semenjak di mekarkannya kabupaten Paniai hingga kini apakah ada perubahan, baik itu pembangunan maupun pengembangan daerah setempat sedangkan, hingga saat ini kabupaten Paniai sedang berumur belasan tahun, jika disimbolkan dengan seorang anak yang baru lahir hingga bertumbuh sampai berumur belasan tahun, namun sejak anak umur 6 tahun anak tersebut bisa mengenal dengan baik kondisi lingkungan setempat dimana ia berdomisili tapi di sayangkan hingga kini kabupaten paniai yang mana sebagai induk dari kabupaten deiyai belum mengenal adanya perubahan dalam infrastuktur dan pemberdayaan masyarakat local namun untuk memperlancarkan perkembangan daerah di perlukan aksesbilitas yang memadai contah seperti jalan trans nabire – paniai, perangkutan udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  Jalan trans nabire – paniai seharus sudah di rehabilitas agar perkembangan daerah berjalan dengan optimal karena satu – satunya harapan dan impian pemerintah daerah / masyarakat atau LSM akan terwujud. Nah.... inilah contoh – contoh kecil yang belum terealisasikan, apalagi yang system perintahannya belum terbentuk seperti kabupaten deiyai yang dalam ancang – ancang menunggu surat keputusan dari MENDAGRI dan sadarlah kamu yang sementara berburu kursi birokrat karena kamulah yang akan membawa dampak yang negative bagi kaum masyarakat tanpa persiapan yang belum memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jika memang itu ide alternative untuk memisahkan diri dari kabupaten paniai maka perlu di prediksikan dan interpretasikan dampak – dampak yang terjadi pada dua puluh tahun mendatang karena fikiran yang bagus dan bermakna selalu datang dari belakang, dan dampak dari pada akibatnya adalah masyarakat, namun saya sendiri pun selalu hilang dalam fikiran dan selalu merenung kembali kata – kata yang pernah ayahku almarhum para orang tua  mengungkapkan sejak tujuh tahun yang silam yaitu                               “ anakku......massa – massa kamu akan ada hidup yang bermakna seperti....... yang kaya akan tetap kaya dan yang miskin akan tetap jadi miskin” ternyata sekarang saya selalu kajikan bahwa di kota – kota besar kehidupan seperti yang orang tua pernah ungkapkan sudah mendarah daging.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sekarang bagaimana caranya supaya kabupaten deiyai bisa berkembang dan terbangun walaupun masih belum ada surat keputusan dan bagaimana langkah – langkah yang kita persiapkan agar setelah ada pemekaran deiyai, perencanaan dan pembangunan daerah terarah dan berjalan dengan optimal, sehingga untuk kajian dari saya ( penulis ) sendiri terhadap daerah yang ingin di mekarkan    ( Kabupaten Deiyai ) yang perlu di perhatikan adalah tipe – tipe desa dan tingkat perkembangan masyarakat desa. Yang di maksud penulis dengan tipologi desa ialah teknik untuk mengenal tipe – tipe desa berdasarkan ciri – ciri menonjol ( tipikal ) yang di miliki dalam kaitan dengan pertumbuhan dan perkembangannya di kabupaten deiyai pada masing – masing desa, sedangkan klasifikasi tingkat perkembangan desa berdasarkan kesamaan tingkat perkembangannya yaitu tahapan desa swadaya, desa swakarya dan desa swasembada, kita perlu tauh bahwa perkembangan desa di kabupaten deiyai itu seperti bagaimana apakah desa swadaya yang mana kehidupan desanya bergantung pada desa lain atau desa swakarya yang mana sebagian kehidupan tergantung pada desa lain dan juga lebih bagus jika kehidupan masyarakatnya tidak tergantung namun hasil usaha sendiri yaitu desa swasembada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jadi dari kajian di atas kita melihat kembali tipologi dan klasifikasi perkembangan desa di kabupaten deiyai yang nantinya di mekarkan sambil memperhatikan potensi desa, tipe desa, indicator tingkat perkembangan desa, factor pembangunan desa. Untuk lebih jelasnya saya uraikan lagi. Potensi desa itu merupakan modal dasar dari desa yang bersangkutan dalam melaksanakan pembangunan, yang terdiri dari potensi alam, potensi dasar yang diolah dan dikembangkan oleh masyarakat serta menjadi sumber penghasilan sebagian besar masyarakat desa. jika hal tersebut tidak memenuhi maka jalan alternativenya SK MENDAGRI di tunda agar dalam jangka waktu tersebut kita bisa membina masyarakat yang madani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Namun di lain hal kita harus menkaji tipe desa karena berdasarkan potensi dominan yang di olah dan di kembangkan serta telah menjadi sumber penghasilan sebagian besar masyarakat desa dalam hal ini, apakah desa – desa di kabupaten deiyai tersebut termasuk desa bertani, desa peternakan, atau apa...???? untuk itu,  kita dengan jeli – jelinya harus mencari tauh identitas desa tersebut jika belum terpenuhi maka jangan   buru – buru menerima pemekaran karena masyarakat deiyai belum di siapkan dengan matang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Persiapkan masyarakatmu dengan matang sebelum pemekaran deiyai di cetuskan oleh Menteri Dalam Negeri, agar seusai turunnya SK MENDAGRI masyarakat local sendiri yang mengaturnya tidak  intervensi dari orang luar. PARA ELIT POLITIK JANGAN BERBURU KURSI JABATAN DULU NAMUN PERSIAPKAN DULU MASYARAKATMU, sekian dan terima kasih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-9180329540374661060?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/9180329540374661060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/10/layak-ka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/9180329540374661060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/9180329540374661060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/10/layak-ka.html' title='LAYAK KA.....!!! KABUPATEN DEIYAI DI MEKARKAN'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-4246705875996935909</id><published>2008-10-12T21:55:00.000+09:00</published><updated>2008-12-12T19:13:15.077+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OTONOMI'/><title type='text'>OTONOMI KHUSUS PAPUA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;APANYA YANG KHUSUS ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Oleh Madai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Otonomi khusus telah di luncurkan oleh Negara Indonesia sejak tujuh tahun yang silam, dalam hal ini otonomi khusus hanya diberikan kepada propinsi yang  terletak di ufuk timur Indonesia ( PAPUA ) dan ufuk barat indonesia (ACEH ). dengan tujuan yang sangat mulia dan mempunyai multidimensi yaitu untuk mengatur rumah tangganya sendiri, berarti segalanya yang terdapat di Propinsi Papua baik itu kekayaan alam, system pemerintahan dan lain – lain  di atur oleh pemerintah daerah setempat tidak intervensi dari pemerintahan dari daerah lain maupun pemerintah Nasional, “waa….enak nie…. jika memang demikian….? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;Melalui arus tersebut telah membawa efek yang baik , buruk dan juga efek yang mengandung dua kata tersebut, lebih menguntungkan jika efek yang baik itu terdominan di kalangan masyarakat dan di lingkungan birokrat, lebih di sayangkan lagi jika efek buruk itu mereja lelah di kalangan masyarakat jelata yang sementara lagi tertindas di dusun – dusun maupun kampung – kampung akibat perkembangan era tersebut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;Sesuai dengan nama otonomi khusus, banyak orang di Papua secara khusus dan Indonesia, bahkan dunia Internasional berfikir bahwa otonomi khusus Papua mempunyai makna khusus tersendiri. Makna khusus itu di pahami dalam segala bidang. Dimana dalam kehidupan masyarakat papua itu di beri porsi khusus. Artinya harus ada sikap dan tindakan yang lebih khas tetapi juga lebih manusia menurut pemahaman secara nasional.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;Pantauan saya dalam otonomi khusus ini selama tujuh tahun hingga kini apa yang menjadi basic tujuan utama tersebut belum realitas, mengapa saya tuangkan demikian?  Karena dengan hadirnya otonomi khusus di tanah papua menjadi lahan bisnis dimana para     elit – elit politik moment yang tepat untuk mempertebal dompet tanpa memperhatikan lingkungan sekitarnya yang sementara tidak menikmati hadirnya otonomi khusus dan belum mengenal adanya mata uang Rupiah yang beredar di kalangan elit politik local maupun interlokal, dan bertolak dari makna tujuan tersebut jika ada otonomi khusus di tanah papua boleh di katakan bahwa dengan hadirnya hal  tersebut maka mengapa hingga kini belum ada pendidikan yang gratis di papua sedangkan sumber daya alam ( SDA ) emas, perak, tembaga, dll yang terletak di bumi cenderawasih,  sampai saat inipun dapur bagi Negara Indonesia &amp;amp; menjamin beberapa Negara di kawasan ASEAN dan kawasan ASIA bahkan sampai ke Negara adhi kuasa yaitu Amerika Serikat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;Sejak wacana otonomi khusus Papua di cetuskan, satu hal yang menjadi perbincangan public masalah uang. Banyak di kalangan elit politk meghitung – hitung bagaimana rumus perimbangan antara pusat dan daerah, sedangkan apa yang dirasakan di kalangan masyarakat belum di perhatikan kata kuncinya                                   “ &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Khusus Berorientasi Pada Uang” &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;Dampak dari orientasi berfikir yang menitik – beratkan pada masalah uang yang di rancang dalam UU otonomi khusus  adalah munculnya banyak uang dalam era Otonomi khusus di Papua. Dana APBD yang triliun itu membuat manusia gelisah, para elit berfikir bahwa bagaimana uang tersebut jatuh di tangan mereka jadi kata kuncinya &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“ Khusus mengumpulkan kekayaan ”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;Dari dua kata kunci di atas khusus berorientasi pada uang dan khusus mengumpulkan kekayaan, maka yang terakhir adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;khusus menderitakan rakyat&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;setempat di rumpung Melanesia, karena masyarakat jelata tidak dapat bergerak kemana – mana sebab ruang geraknya di batasi oleh kaum berjouis, namun apapun yang terjadi pada akhiratnya anda ( kaum elit )  sendiri yang akan merasakan dan bertanggung jawab di hadapan sang pencipta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-4246705875996935909?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/4246705875996935909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/10/otonomi-khusus-papua-apanya-yang-khusus.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/4246705875996935909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/4246705875996935909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/10/otonomi-khusus-papua-apanya-yang-khusus.html' title='OTONOMI KHUSUS PAPUA'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-1274445870837374205</id><published>2008-10-10T14:49:00.000+09:00</published><updated>2008-12-12T19:14:36.947+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KORUPSI'/><title type='text'>Istri Mantan Bupati Korupsi di Timika</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jum'at, 10 Oktober 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Timika,&lt;/span&gt; Sekitar 500 warga yang mengatas namakan Forum Solidaritas Rakyat Mimika Bersatu pada Kamis 9/10 mendatangi dan menggelar demo ke kantor DPRD Mimika. Para pendemo dari berbagai elemen datang dengan menggunakan sekitar 20 kendaraan roda empat langsung menggelar orasi dihalaman kantor DPRD dengan penjagaan ketat aparat Kepolisian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pendemo yang menghadirkan beberapa juru bicara secara bergantantian melakukan orasi dengan menggunakan pengeras suara yang dipasang di sebuah kendaraan pick up. &lt;span class="fullpost"&gt;Diantara juru bicara merangkap koordinator lapangan, Kerl Kum, Mathias Resmol, Aries Fung. Selain melakukan orasi pendemo juga membawa empat poster besar dan puluhan pamflet yang bertuliskan adili serta tangkap para koruptor. Poster dan pamflet yang dibawah pendemo antara lain bertuliskan, Hukum Harus Jelas Adili Stefra Sudora dupuy, SE; LCT Karaka? dan Proyek Jalan-jalan kenapa tidak jelas. Polisi dan Kejaksaan mana gigi Mu ,mengapa para koruptor di Mimika masih berkeliaran. Kami masyarakat mimika tak mau dipimpin oleh pemimpin yang tidak bersih, Ini suatu proses pembelajaran yang salah bagi seluruh generasi penerus yang akan datang. Tangkap dan adili pelaku kecurangan Pilkada Mimika", "Para koruptor yang berkeliaran di Timika agar segera di tangkap; serta beberapa tuntutan lainnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Beberapa butir pernyataan yang disampaikan oleh pendemo yaitu Pertama meminta dengan sangat kepada Bapak Kapolda Papua Irjen Polisi Bagus Ekodanto untuk segera mengusut para Koruptor yang ada di Mimika dan ditangkap serta di proses sesuai hukum, kedua serta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengaudit APBD Kabupaten Mimika selama masa jabatan Mantan Bupati Mimika terdahulu, ketiga bahwa aspirasi yang disampaikan saat ini agar dapat segera ditindak lanjuti kalau tidak masyarakat akan memalang dan menduduki kantor DPRD Mimika sampai adanya jawaban. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Koordinator demo Karel Kum saat orasi mengatakan bahwa aparat Kepolisian harus bisa menangkap para koruptor di Mimika jangan biarkan mereka bebas karena telah menghabiskan uang rakyat.Selain itu Karel juga menyampaikan bahwa pendemo juga membawa sebuah surat dari para perwakilan tokoh masyarakat Amungme dan Kamoro yang akan dikirmkan ke Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono terkait berbagai persoalan korupsi serta masalah lainnya yang ada di Kabupaten Mimika. Menurut Karel bila aspirasi ini tidak ditindak lanjuti oleh DPRD Mimika maka masyarakat sendiri akan mengantar surat langsung ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setelah beberapa lama menunggu pendemo akhirnya diterima oleh beberapa anggota DPRD Mimika, Ketua DPRD Mimika Drs Yoseph Yopi Kilangin, Wakil Ketua DPRD Pdt Paulus Pakage, Marthinus Maturbongs, Maimun Madia, Agustinus Anggaibak, Anastasya Tekege, Gerson Wandikbo, Vincent Edoway, Philipus Wakerkwa, Marianus Maknapieku, Ivodius Jeujanan,SE. Ketua DPRD Mimika Drs Yoseph Yopi Kilangin dihadapan pendemo, mengatakan bahwa Dewan akan menerima dan melanjutkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat. Selain itu Ketua DPRD juga berjanji akan secepatnya membahas serta akan segera membentuk tim khusus untuk menjawab aspirasi dalam waktu yang tidak terlalu lama, menurut Yopi bahwa salut kepada pendemo yang telah menyampaikan aspirasinya secara damai dan aman dan pada prinsipnya DEwan akan seriusi hal itu, tegas Yopi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sementara itu Kapolres Mimika AKBP Godhelp C Mansnembra saat memberikan keterangan pers usai usai memantau demo di kantor DPR Mimika mengatakan terkait adanya tuntutan tentang kasus dugaan korupsi dengan terdakwa berinisial SSD untuk diproses, menurut Kapolres kasus itu sudah dilimpahkan ke Polda Papua. Dan kasus itu ditangani langsung oleh Polda, sementara untuk pelanggaran Pemilukada ada Tim Polda Papua yang menangani masalah itu, sehingga proses juga sudah di Polda. Sejauh ini, kata Kapolda Papua, penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Papua terus melengkapi bukti-bukti dugaan tindak pidana penggelapan asset rumah dinas Bupati Mimika yang dilakukan Ny SSD, anggota DPRD Mimika yang juga istri mantan Bupati Mimika periode 2001-2006 Klemen Tinal SE MM.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kasus dugaan penggelapan asset rumah dinas Bupati Mimika ditengarai merugikan keuangan negara sebesar Rp5 miliar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Untuk merampungkan berkas kasus tersebut, penyidik telah memeriksa enam orang saksi yang merupakan para pejabat teras di lingkungan Pemkab Mimika.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Untuk diketahui penyidik masih akan memanggil tiga orang saksi lagi guna merampungkan berkas Ny SSD sebelum ditingkatkan ke tahap penuntutan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"Ada tiga orang saksi lagi yang akan kami panggil untuk dimintai keterangan, di antaranya ada pejabat di lingkungan Pemkab Mimika," kata Ekodanto humas polda beberapa waktu lalu di timika.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Selain kasus dugaan penggelapan asset rumah dinas Bupati Mimika, Polda Papua juga tengah mendalami kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Mimika selama periode 2001-2006.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Untuk mendukung pengungkapan kasus-kasus dugaan korupsi tersebut, Polda Papua mengacu kepada laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jayapura tahun 2004-2006 sebagai petunjuk awal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tidak tertutup kemungkinan, mereka yang sudah dipanggil untuk memberikan keterangan seputar dugaan korupsi di Kabupaten Mimika juga akan ditingkatkan statusnya menjadi tersangka apabila penyidik mendapatkan bukti yang kuat dan meyakinkan. John Pakage&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;(Timika).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="fullpost"&gt;(sumber: kabar indonesia)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-1274445870837374205?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/1274445870837374205/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/10/istri-mantan-bupati-korupsi-di-timika.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/1274445870837374205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/1274445870837374205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/10/istri-mantan-bupati-korupsi-di-timika.html' title='Istri Mantan Bupati Korupsi di Timika'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-973173786670726163</id><published>2008-10-09T18:15:00.000+09:00</published><updated>2008-12-12T19:15:42.405+09:00</updated><title type='text'>KESIAPAN SUMBER DAYA MANUSIA PAPUA DALAM MENEMPU JENJANG PENDIDIKAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Oleh Madai*) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor yang dominan karena satu-satunya sumberdaya yang memiliki akal, prestasi, perasaan, keinginan, karsa, pengetahuan dan keterampilan. Jadi, pada prinsipnya sumber daya manusia (SDM) adalah satu satunya sumber daya yang sangat menentukan maju mundurnya suatu daerah dalam bidang pendidikan di antaranya, aspek sosial, ekonomi, budaya dan politik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dengan melihat perkembangan dunia pada era globalisasi, Papua merupakan salah satu provinsi yang terletak di ufuk timur Indonesia, dengan sumber daya manusia yang relatif rendah dalam kemajuan pengembangan dan pembelajaran pendidikan, dan sumber daya alam (SDA) yang sangat bervariasi seperti, tembaga, emas, perak, dan minyak bumi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;Pendidikan Papua terbagi atas dua kawasan yaitu pendidikan di kawasan pesisir dan pendidikan di kawasan pegunungan tengah. Penulis lebih tendensi ke pengembangan pendidikan di kawasan pegunungan tengah (pedalaman). Khususnya di pegunungan tengah mengalami kendala yang sangat menyedihkan baik dalam fasilitas maupun tenaga pengajar karena masa depan rakyat dan tanah Papua tergantung dari sekarang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;Otonomi Khusus telah berjalan enam tahun, tetapi belum menampakkan wajah perubahan pendidikan di tanah Papua. Jadi, kewenangan pembangunan pendidikan di tanah Papua yang diatur melalui Undang-Undang Otonomi Khusus itu benar-benar harus digunakan untuk membangun rakyat Papua di atas tanah mereka. Karena tenaga pengajar dan fasilitas merupakan sesuatu alat yang dapat mengembangkan sumber daya manusia (SDM).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;Secara realitas pendidikan di pegunungan tengah (pedalaman) Papua banyak sekolah yang tidak efektif dalam proses belajar mengajar bahkan gedung sekolah tidak dapat di gunakan untuk belajar karena segala kebutuhan sekolah tidak terpenuhi dan tenaga pengajar kurang (guru). Kondisi demikian apakah sumber daya manusia akan berkembang? Dan yang bertanggung jawab terhadap pendidikan siapa? Apakah pemerintah, masyarakat, atau pihak yang berkewajiban atas berkembangnya pendidikan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;Dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di pegunungan tengah Papua sangat dibutuhkan tenaga-tenaga pengajar untuk memajukan pendidikan, karena tenaga pengajar memiliki posisi strategis dalam mengembangkan sumberdaya. Artinya, guru memegang peranan penting dalam melakukan aktivitas untuk mencapai suatu tujuan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;Kendala bagi anak anak pedalaman salah satunya adalah aksesibilitasnya, karena aksesnya tidak begitu lancar sehingga siswa yang memunya minat untuk sekolah pun semakin menurun daya semangatnya. Sebenarnya kemauan anak anak pegunungan tengah untuk sekolah sangat tinggi namun menjadi beban adalah aksesnya, karena dari rumah ke sekolah sangat jauh sekitar beberapa kilo meter jalan kaki hingga sampai di sekolah. Sementara sekolah tingkat SMP bisanya terletak di ibu kota distrik yang hanya dijangkau dengan jalan kaki dua atau tiga hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;Selain itu, pendidikan sangat sulit berkembang karena sebagian dari tenaga pengajar inginnya menetap di perkotaan karena kondisi alam pedalaman sangat mempengaruhi keadaan fisik. Guru adalah pahlawan, karena guru sebagai pahlawan yang menyelamatkan peradaban suatu bangsa dari keterisolasian, keterbelakangan, kesengsaraan dan kebodohan. Guru adalah orang yang pekerjaannya mengajar. Mengajar dengan mengedepankan profesinya sebagai mata pencaharinnya. Mengajar adalah suatu pekerjaan yang tidak mudah. Guru mengajar sambil mendidik dan mendidik sambil mengajar. Apalagi membuka pemahaman-pemahaman pada tiap pribadi yang berbeda konsep berpikirnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;Tingkat intelegensi yang menonjol adalah orang orang dari pedalaman di bandingkan dengan orang orang kota namun sayangnya mereka dapat ilmu dari mana sedangkan tenaga pengajar berkurang dan akibatnya banyak siswa yang tidak ingin sekolah. Suatu hipotesa mengatakan bahwa " Suatu bangsa yang tak mampu mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki bangsanya serta mencurahkan secara efektif untuk kepentingan pembangunan maka bangsa tersebut tidak akan mampu membangun bidang lain" (Tjiptohenyanto, 69).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;Hipotesa di atas memberikan gambaran yang jelas arti pentingnya sumber daya manusia bagi suatu bangsa. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahun dan teknologi yang sangat pesat dewasa ini, kita harus cepat-cepat mengenali dan menguasai segala bentuk perubahan, termasuk sumber daya manusia. secara real (nyata) tempat belajar bertambah di daerah pedalaman, misalnya Distrik tigi, kabupaten Paniai dulunya dua SMP namun sekarang bertambah menjadi lima SMP. Menjadi pertanyaan adalah apakah sumberdaya bisa berkembang jika tenaga pengajar berkurang sedangkan infrastruktur meningkat ? Itu sangat tidak mungkin terjadi dalam pengembangan SDM karena yang memajukan sumberdaya adalah tenaga pengajar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;Salah satu input untuk pemerintah daerah adalah khususnya pemda pegunungan tengah mengapa dana dana pendidikan di alokasikan ke tempat lain sedangkan SDM tidak berkembang. Kalau boleh pemerintah harus menyekolahkan anak-anak ke jurusan keguruan dengan biaya pemda agar sumber daya bisa berkembang dan selesai study kembali dan mengabdi di daerah tersebut.Alasan utama orang Papua jarang studi keluar daerah adalah kurangnya sumber daya manusia, sarana dan prasarana. Selain itu, ada hal mendasar lain yaitu, tidak tersedianya studi mendalam selepas SMA. Mengenai sarana dan prasarana yang kurang seharusnya menjadi prioritas utama di samping faktor lain. Faktor lain misalnya, guru sebagai pendidik dan pengajar memiliki arti penting bagi dunia pendidikan. Terutama pendidikan formal. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-973173786670726163?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/973173786670726163/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/10/kesiapan-sumber-daya-manusia-papua_09.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/973173786670726163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/973173786670726163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/10/kesiapan-sumber-daya-manusia-papua_09.html' title='KESIAPAN SUMBER DAYA MANUSIA PAPUA DALAM MENEMPU JENJANG PENDIDIKAN'/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-7112612862792186476</id><published>2008-10-03T15:19:00.000+09:00</published><updated>2008-10-05T17:09:50.456+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PLANOLOGI'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;style type="text/css"&gt;  &lt;!--   @page { size: 21.59cm 27.94cm; margin: 2cm }   P { margin-bottom: 0.21cm }  --&gt;  &lt;/style&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center" lang="fi-FI"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center" lang="fi-FI"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;TATA RUANG PERKOTAAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center" lang="fi-FI"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;PAPUA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 5.08cm; text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" lang="fi-FI"&gt;                 &lt;i&gt;&lt;b&gt;Oleh  Madai*&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Kota merupakan hasil cipta, rasa, karsa, dan karya manusia yang paling rumit dan muskil selama peradaban, Begitu banyak masalah silih berganti, akibat pertarungan kepentingan pihak – pihak elit politik di berbagai Negara yang ada di permukaan bumi, yang melatar belakangi, visi, misi, dan &lt;span class="fullpost"&gt;motivasinya berbeda satu sama lain sehingga dalam pengelolahan, pengembangan maupun perencanaan dan perancangan dalam tata ruang perkotaan yang menjalahi aturan yang telah di tetapkan dan berlakukan di suatu Negara. contohnya Negara Indonesia yang berlakukan beberapa Undang – Undang ( UU ) salah satunya adalah Undang – Undang ( UU ) Penataan Ruang No.26 tahun 2007, yang mana dalam undang – undang tersebut telah dan sudah mengatur berbagai macam tata cara pengelolahan dan pengaturan tata ruang perkotaan, namun pada realitasnya undang – undang tersebut harga mati dan hanya menjadi symbol dalam implementasinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Dalam era – globalisasi sekarang banyak Negara – Negara yang terjadi pergeseran dalam penataan ruang perkotaan baik itu pengaturan peruntukan tanah, pengelolahan tanah sehingga kawasan yang di alokasikan untuk pembangunan pendidikan, pengaturan tata ruang  perkotaan, dan pengembangan kawasan pariwisata menjadi problema yang sangat serius dalam penataan ruang perkotaan karena tempat yang di khususkan untuk pengembangan pariwisata atau kawasan – kawasan lain sesuai penetapan dan pembagian dari badan perencanaan daerah ( BAPEDA ) setempat, malah menjadi gedung – gedung yang bertingkat di pengaruhi oleh kaum kapitalis.  &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Negara – Negara besar di belahan bumi, terjadi hal – hal  demikian maka bagaimana dengan Propinsi Papua yang sementara menjadi permata di muka dunia dengan kelimpahan sumber daya alam ( SDA ) yang  sangat bervariasi seperti emas, perak, tembaga, dan   lain – lain yang patut di lestarikan di samping itu standar ketuntasan sumber daya manusia relative rendah di bandingkan dengan daerah lain yang ada di Negara kesatuan Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Penataan ruang perkotaan Propinsi Papua merupakan sosok yang sangat penting dalam perencanaan daerah, karena perencanaan dan perancangan pertama tata ruang perkotaan merupakan mulainya suatu penentuan masa depan masyarakat pada khusunya dan Propinsi Papua pada umumnya, sehingga dalam perencanaan tersebut harus melibatkan lembaga – lembaga yang ada di daerah seperti LSM, lembaga Swasta badan lembaga masyarakat agar penentuan masa depan papua akan terwujud.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Dalam penataan kawasan khusus propinsi papua lebih di optimalkan dan perlu di untuk memikirkan secara detail karena perencanaan dan pengembangan kawasan khusus lebih berfokus ke daerah yang tertinggal di samping itu masyarakat setempat belum mengenal  perubahan dunia yang sementara merejalelah. oleh karena itu pengelolahan dan peruntukan tata guna lahan serta perencanaan daerah perlu di perhatikan seksama karena, Perencanaan kota dan wilayah serta rekayasawan pada hakikatnya adalah professional yang berorientasi pada masa depan. berbeda dengan ahli hukum dan bankir yang lebih berorientasi pada masa kini.  &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Struktur, bentuk, wajah dan penampilan kota akan terwujud apabila stakehorders bekerja sama dan melibat elemen – elemen yang ada di papua baik itu elemen dari LSM, swasta, dan masyarakat setempat agar perencanaan dan perancangan dalam tata ruang perkotaan memiliki nilai yang bobot dan di samping itu tidak menimbulkan kecemburuan antara komponen – komponen tersebut. Dalam perencanaan tata ruang perkotaan akan nampak buruk jika tidak melibatkan elemen – elemen yang menjadi terpengaruh dalam tata kota.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Dalam penataan ruang perkotaan sekarang terjadi permasalahan yang global mengenai perkotaan yang di hadapinya.&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;Pengadaan  Perumahan Masal&lt;/b&gt; ( rumah untuk semua, termasuk pembuangan  perlindungan atau keamanan lingkungan, pelayanan social ).&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;Tata  Guna Lahan yang Jelek&lt;/b&gt; ( Erosi, reklamasi lahan, pemekaran dan  pertumbuhan kota, lenyapnya habitat untuk satwa, pengundulan hutan,  meluaskan tanah gersang/padang pasir, meningkatnya kandungan garam  pada tanah dan air ).&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;Pertumbuhan  Penduduk &lt;/b&gt;( imigrasi, penyempitan ruang kehidupan, perencanaan  kota yang kurang antisipatif ).&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;Pasokan  Air Bersih &lt;/b&gt;( distribusi air minum, kontaminasi air tanah,  pengelolahan limbah cair, banjir dan kekeringan ).&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;Pencemaran  Udara&lt;/b&gt; ( Hujan asam, menipisnya lapisan ozone, pemanasan global  ).&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;b&gt;Keterbatasan  energi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt; ( Sumber daya energi yang  menyusut, konservasi energi ).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt; &lt;span lang="sv-SE"&gt;Selain dari enam butir masalah global tersebut, terdapat berbagai masalah lain yang agak kurang gayut ( relevan ) dengan perkembangan perkotaan&lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;, sehingga sebelum Papua berkembang bagaimana mencari solusi dengan melibatkan lembaga – lembaga yang berkompoten serta melibatkan tenaga professional dalam tata kota.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 6.35cm; text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: right;"&gt; &lt;i&gt;&lt;b&gt;Mahasiswa Adihbuana Surabaya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 6.35cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: right;"&gt; &lt;i&gt;&lt;b&gt;Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan &lt;/b&gt;&lt;/i&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 6.35cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%; text-align: right;"&gt; &lt;i&gt;&lt;b&gt;Jurusan Teknik Planologi&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; line-height: 150%;" align="justify"&gt;   &lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-7112612862792186476?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/7112612862792186476/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/10/tata-ruang-perkotaan-papua-oleh-ones.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/7112612862792186476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/7112612862792186476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/10/tata-ruang-perkotaan-papua-oleh-ones.html' title=''/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-5266521178753037932</id><published>2008-10-03T13:30:00.000+09:00</published><updated>2008-10-03T13:40:58.934+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sumber Daya Manusia ( SDM )'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;style type="text/css"&gt;  &lt;!--   @page { size: 21.59cm 27.94cm; margin: 2cm }   P { margin-bottom: 0.21cm }   H3 { margin-bottom: 0.21cm }  --&gt;  &lt;/style&gt; &lt;h3 style="text-decoration: none;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;KESIAPAN SUMBER DAYA MANUSIA PAPUA DALAM MENEMPU JENJANG PENDIDIKAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;Oleh Ones Madai*)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt; Sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor yang dominan karena satu-satunya sumberdaya yang memiliki akal, prestasi, perasaan, keinginan, karsa, pengetahuan dan keterampilan. Jadi, pada prinsipnya sumber daya manusia (SDM) adalah satu satunya sumber daya yang sangat menentukan maju mundurnya suatu daerah dalam bidang pendidikan di antaranya, aspek sosial, ekonomi, budaya dan politik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt; Dengan melihat perkembangan dunia pada era globalisasi, Papua merupakan salah satu provinsi yang terletak di ufuk timur Indonesia, dengan sumber daya manusia yang relatif rendah dalam kemajuan pengembangan dan pembelajaran pendidikan, dan sumber daya alam (SDA) yang sangat bervariasi seperti, tembaga, emas, perak, dan minyak bumi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;Pendidikan Papua terbagi atas dua kawasan yaitu pendidikan di kawasan pesisir dan pendidikan di kawasan pegunungan tengah. Penulis lebih tendensi ke pengembangan pendidikan di kawasan pegunungan tengah (pedalaman). Khususnya di pegunungan tengah mengalami kendala yang sangat menyedihkan baik dalam fasilitas maupun tenaga pengajar karena masa depan rakyat dan tanah Papua tergantung dari sekarang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt; Otonomi Khusus telah berjalan enam tahun, tetapi belum menampakkan wajah perubahan pendidikan di tanah Papua. Jadi, kewenangan pembangunan pendidikan di tanah Papua yang diatur melalui Undang-Undang Otonomi Khusus itu benar-benar harus digunakan untuk membangun rakyat Papua di atas tanah mereka. Karena tenaga pengajar dan fasilitas merupakan sesuatu alat yang dapat mengembangkan sumber daya manusia (SDM).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt; Secara realitas pendidikan di pegunungan tengah (pedalaman) Papua banyak sekolah yang tidak efektif dalam proses belajar mengajar bahkan gedung sekolah tidak dapat di gunakan untuk belajar karena segala kebutuhan sekolah tidak terpenuhi dan tenaga pengajar kurang (guru). Kondisi demikian apakah sumber daya manusia akan berkembang? Dan yang bertanggung jawab terhadap pendidikan siapa? Apakah pemerintah, masyarakat, atau pihak yang berkewajiban atas berkembangnya pendidikan?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt; Dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di pegunungan tengah Papua sangat dibutuhkan tenaga-tenaga pengajar untuk memajukan pendidikan, karena tenaga pengajar memiliki posisi strategis dalam mengembangkan sumberdaya. Artinya, guru memegang peranan penting dalam melakukan aktivitas untuk mencapai suatu tujuan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt; Kendala bagi anak anak pedalaman salah satunya adalah aksesibilitasnya, karena aksesnya tidak begitu lancar sehingga siswa yang memunya minat untuk sekolah pun semakin menurun daya semangatnya. Sebenarnya kemauan anak anak pegunungan tengah untuk sekolah sangat tinggi namun menjadi beban adalah aksesnya, karena dari rumah ke sekolah sangat jauh sekitar beberapa kilo meter jalan kaki hingga sampai di sekolah. Sementara sekolah tingkat SMP bisanya terletak di ibu kota distrik yang hanya dijangkau dengan jalan kaki dua atau tiga hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt; Selain itu, pendidikan sangat sulit berkembang karena sebagian dari tenaga pengajar inginnya menetap di perkotaan karena kondisi alam pedalaman sangat mempengaruhi keadaan fisik. Guru adalah pahlawan, karena guru sebagai pahlawan yang menyelamatkan peradaban suatu bangsa dari keterisolasian, keterbelakangan, kesengsaraan dan kebodohan. Guru adalah orang yang pekerjaannya mengajar. Mengajar dengan mengedepankan profesinya sebagai mata pencaharinnya. Mengajar adalah suatu pekerjaan yang tidak mudah. Guru mengajar sambil mendidik dan mendidik sambil mengajar. Apalagi membuka pemahaman-pemahaman pada tiap pribadi yang berbeda konsep berpikirnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt; Tingkat intelegensi yang menonjol adalah orang orang dari pedalaman di bandingkan dengan orang orang kota namun sayangnya mereka dapat ilmu dari mana sedangkan tenaga pengajar berkurang dan akibatnya banyak siswa yang tidak ingin sekolah. Suatu hipotesa mengatakan bahwa " Suatu bangsa yang tak mampu mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki bangsanya serta mencurahkan secara efektif untuk kepentingan pembangunan maka bangsa tersebut tidak akan mampu membangun bidang lain" (Tjiptohenyanto, 69).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt; Hipotesa di atas memberikan gambaran yang jelas arti pentingnya sumber daya manusia bagi suatu bangsa. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahun dan teknologi yang sangat pesat dewasa ini, kita harus cepat-cepat mengenali dan menguasai segala bentuk perubahan, termasuk sumber daya manusia. secara real (nyata) tempat belajar bertambah di daerah pedalaman, misalnya Distrik tigi, kabupaten Paniai dulunya dua SMP namun sekarang bertambah menjadi lima SMP. Menjadi pertanyaan adalah apakah sumberdaya bisa berkembang jika tenaga pengajar berkurang sedangkan infrastruktur meningkat ? Itu sangat tidak mungkin terjadi dalam pengembangan SDM karena yang memajukan sumberdaya adalah tenaga pengajar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt; Salah satu input untuk pemerintah daerah adalah khususnya pemda pegunungan tengah mengapa dana dana pendidikan di alokasikan ke tempat lain sedangkan SDM tidak berkembang. Kalau boleh pemerintah harus menyekolahkan anak-anak ke jurusan keguruan dengan biaya pemda agar sumber daya bisa berkembang dan selesai study kembali dan mengabdi di daerah tersebut.Alasan utama orang Papua jarang studi keluar daerah adalah kurangnya sumber daya manusia, sarana dan prasarana. Selain itu, ada hal mendasar lain yaitu, tidak tersedianya studi mendalam selepas SMA. Mengenai sarana dan prasarana yang kurang seharusnya menjadi prioritas utama di samping faktor lain. Faktor lain misalnya, guru sebagai pendidik dan pengajar memiliki arti penting bagi dunia pendidikan. Terutama pendidikan formal. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-5266521178753037932?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/5266521178753037932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/10/kesiapan-sumber-daya-manusia-papua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/5266521178753037932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/5266521178753037932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/10/kesiapan-sumber-daya-manusia-papua.html' title=''/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-921251419522472864</id><published>2008-10-01T13:38:00.000+09:00</published><updated>2008-10-01T13:48:05.272+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JAYAWIJAYA'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;p style="line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Massa Rusak Kantor KPUD Jajawijaya &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ditulis Oleh: Iwan/Papos &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Selasa, 30 September 2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;WAMENA PAPOS) -Demo damai massa pendukung tiga mantan kandidat Cabup dan Wacabup  Kabupaten Jayawijaya periode 2008-2013 yang dinyatakan tidak lolos verifikasi, Lince Kogoya, Drs Wasuok Sipe, dan Agus Kosay, di Kantor KPUD Jayawijaya - Wamena, (Senin 29/9) berulah anarkis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tindakan massa itu dengan menghancurkan seluruh kaca dan pintu bangunan kantor KPUD Jayawijaya, bahkan bangunan Kantor Dinas lainnya yang seatap dengan Kantor KPUD Jayawijaya tak luput dari sasaran, padahal para kandidat mereka baru saja berorasi di halaman kantor tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kejadian bermula pada sekitar pukul 15.00 WIT, ketika kandidat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang tidak lolos verifikasi bersama massanya ini mendatangi KPUD Jayawijaya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 150%;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kedatangan mereka ke Kantor KPUD untuk meminta jawaban dari janji yang akan memberikan penjelasan tentang hasil verifikasi berkas mereka yang tidak lolos oleh pihak KPUD Jayawijaya.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Namun ketika mengetahui tak satupun anggota KPUD Jayawijaya yang hadir di kantornya masyarakat yang mendemo jadi kecewa. Mengetahui yang di demo tidak berada di tempat, pukul 15.10 WIT para kandidat dihadapan massanya berorasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dihadapan massanya, pasangan kandidat itu menyoroti kinerja KPUD Jayawijaya yang tidak transparan, dan tidak tegas dalam mengambilan keputusan, bahkan dinilai dapat menimbulkan konflik, karena berpihak pada pihak tertentu tanpa memikirkan pihak yang lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sesaat seblum usai orasi, tiba-tiba tanpa komando massa ang jumahnya sekitar seribuan lebih bergerak berlarian menuju belakang kantor KPUD lalu mulai melempar kaca-kaca dan pintu kantor.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bukan itu saja, kantor lainnyapun yang satu lokasi dengan KPUD tak luput dari sasaran amukan masyarakat, begitupun sebuah rumah dibelakang KPUD kacanya hancur berantakan, begitupun pintu samping KPUD sudah disulut api nyaris terbakar, untung saja sebagian masyarakat lainya memadamkannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ditempat terpisah pendemo yang baru saja membuat anarkis menuju salah satu kediaman anggota KPUD Jayawijaya di ujung jalan Yos Sudarso Wamena dan kembali tindakan perusakan pada sebuah mobil phanter dan sebuah sepeda motor hingga rusak parah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Aparat keamanan dari Polresta Jaywijaya yang dibantu anggota Brimob dari Polda Papua tak kuasa membendung amarah masyarakat, sehingga hanya berusaha mengingatkan pendemo saja agar bangunan lainnya jangan dirusak karena bukan milik KPUD Jayawijaya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kapolres Jayawijaya yang diwakili oleh Wakapolresnya Kompol Adolf Rudi Beay  mengingatkan para pendemo untuk dapat menahan diri, karena pihak keamanan sudah berusaha menghubungi para anggota KPUD untuk dapat memberikan penjelasan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Setelah kembali pendengar arahan dari Wakapolres Jayawijaya, massa berangsur-angsur meninggalkan Kantor KPUD Jayawijaya dan meningalkan serpihan pecahan kaca dimana-mana.(iwan)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-921251419522472864?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/921251419522472864/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/09/massa-rusak-kantor-kpud-jajawijaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/921251419522472864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/921251419522472864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/09/massa-rusak-kantor-kpud-jajawijaya.html' title=''/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-846715242165960609.post-4932704473939114107</id><published>2008-09-29T08:42:00.001+09:00</published><updated>2008-09-29T09:27:40.400+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TULISAN_QU'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;VIRUS HIV&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt; AIDS MELANDA RAS MELANESIA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0.19in;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;BY : MADAI&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Dalam perkembangan dunia yang berera-globalisasi ini semakin banyak negara yang berkembang secara pesat mengikuti rotasi ilmu pengetahuan dan teknologi ( IPTEK), dan ada pula Negara yang laju  perkembangnya tidak begitu cepat dalam arti infrastrukturnya tidak memadai dan pula kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang  tidak berkembang  sehingga pembangunan tidak merata sampai ke kalangan masyarakat jelata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Dalam perkembangan era –globalisasi ini ras Melanesia termasuk   daerah yang perkembangannya  sangat pesat dan mampu menyesuiakan dengan perkembangan dunia modern namun sayangnya yang berkembang di bangsa Melanesia adalah virus HIV dan AIDS yang bisa mengapuskan dan memusnahkan kaum kulit hitam  dari tanah leluhur yang terletak di ufuk timur Indonesia sedangkan untuk perkembangan infrastruktur di tanah papua sangat minum jika di pandang dari sisi pembangunan dan kemajuan daerah.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Ras Melanesia merupakan salah satu ras yang terletak di ufuk timur Indonesia dengan kekayaan alam yang berlimpa ( SDA ) dengan sumber daya manusia (SDM) yang relative rendah di bahwa standar ketuntasan namun untuk memajukan hal tersebut kita harus memperhatikan laju perkembangan yang sementara mereja lelah di kalangan masyarakat yaitu virus HIV dan AIDS yang nantinya menjadi masalah yang sangat serius dan tidak bisa di atasi oleh manusia di muka bumi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Menurut data desember 2007 jumlah pengidap HIV AIDS di tanah tercinta ini adalah berjumlah 3629 orang, yang sementara yang berpegang dan berperan penting yang menduduki sebagai juara pertama adalah kabupaten mimika dengan jumlah pengidap 1478 orang dan yang memegang urutan kedua adalah kabupaten merauke dengan jumlah pengidap 969 kemudian kabupaten / kota lain yang berada di ufuk timur Indonesia di bandingkan dengan data bulan juni 2007 menunjukkan jumlah pengidap 3377 maka jumlah penghidap virus ini, perkembangan sangat luar biasa. Jumlah tersebut tidak termasuk dengan wilayah papua barat hingga sampai saat ini belum memperoleh data dan informasi secara lengkap.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 1478+969+…..=3629 saya sangat bangga jika penjumlahan tersebut menandakan bahwa seseorang yang mengikuti perlombahan olimpiade matematika atau ilmu hitung lainnya sehingga orang tersebut berusaha untuk mengkalkulasika di depan public, namun symbol kalkulasi tersebut menandakan bahwa jika kaum kulit hitam tidak  tanggapi dengan serius maka pada suatu saat akan tersendap virus tersebut sehingga tinggallah nama kulit hitam di tanah papua dan menjadi sejarah bagi orang – orang yang akan berdomisili di daerah tersebut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Maka dari itu kita sebagai kaum intelek saya harap semua bisa  bersosialisasikan ke masyarakat kecil dan jelata di dusun – dusun maupun di kampung – kampung karena sebagian dari penduduk melanesia belum pahami efek samping dari pada virus HIV AIDS  tersebut  sehingga sebelum mereka keluar dari dusun ke kota akan timbul suatu kesadaran dan kewaspadaan dari batinnya  sehingga akan berfikiran bahwa “&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;virus HIV AIDS adalah bisa mematikan kami dan tidak ada obatnya”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;KAUM INTELEK SEBAGAI PANGGILAN  UNTUK MENANGGULANGI VIRUS HIV AIDS&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Panggilan Allah kepada manusia tidak lagi dalam bentuk mimpi seperti zaman dahulu namun panggilan Allah Nampak dalam kebutuhan manusia dan masalah yang harus di selesaikan. Apakah kita peduli atau tidak panggilan itu kembali ke kepribadian anda sebagai seorang kaum intelektual. Salah satu jalan untuk membebaskan bangsa Melanesia kembali pada kepribadian kita apaka kita mau membebaskan masyarakat kita yang sedang tangis untuk menanti kapan kita selesaikan masalah  HIV AIDS yang sedang terjadi di tanah tercinta ini, karena beberapa LSM yang ada di papua kerjanya tidak nyata, kenapa saya bilang kerjanya tidak nyata karena jika ada LSM maka informasi tentang penanggulangan dan pencegahan HIV AIDS sudah sampai ke kalangan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Kita sebagai kaum intelek marilah kita intervensi dalam menangani kasus ini karena virus HIV AIDS ini yang melanda ras Melanesia dari muka bumi. Jika kita intervensi dalam masalah sumber daya manusia maupun sumber daya alam tanpa memperhatikan virus HIV AIDS maka efek samping yang terjadi adalah sangat besar di bandingkan dengan masalah – masalah lain. Masalah yang paling pokok adalah brantas HIV AIDS di papua, pembicaraan yang sering orang bicarakan di kalangan masyarakat adalah “ jika ada orang maka yang lainnya mudah di atur dengan intervensi manusia “.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Kaum intelek sebagai ujung tombak untuk keluar dari berbagai permasalahan yang  terjadi di kalangan masyarakat, keadaan demikian kita sebagai kaum terpelajar  rasa terpanggil dan memiliki akan berkembang di lingkungan di mana kita berdomosili. Maka itu marilah kita sosialisasikan pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS di mana dan kapan saja ( ONLINE ). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center"&gt;“ &lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;JIKA ANDA MENSOSIALISAKAN KEPADA SATU ORANG MAKA ANDA MENYELAMATKAN SERIBU JIWA RAS MELANESIA “&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/846715242165960609-4932704473939114107?l=onggokvoice.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://onggokvoice.blogspot.com/feeds/4932704473939114107/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/09/virus-hiv-aids-melanda-ras-melanesia-by.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/4932704473939114107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/846715242165960609/posts/default/4932704473939114107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://onggokvoice.blogspot.com/2008/09/virus-hiv-aids-melanda-ras-melanesia-by.html' title=''/><author><name>Ones Madai</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03391969714949379089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-RX56bxDRM2c/TotatsDpDiI/AAAAAAAAAZE/7iFomxf_VfQ/s220/16874_105208786164217_100000252875293_128880_4816773_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
